Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Didik Mashudi
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - PCNU Kota Kediri menggelar istighotsah, tahlil serta doa bersama akhir dan awal tahun baru 1.443 Hijriyah.
Kegiatan diselenggarakan secara virtual dan melalui kanal YouTube NU Kota Kediri, Senin (9/8/2021) malam.
Doa akhir tahun dipanjatkan KH Anwar Mansur dan doa awal tahun dilantukan KH Abdullah Kafabihi Mahrus dari Pondok Pesantren Lirboyo.
Acara istighotsah, tahlil serta doa bersama akhir dan awal tahun baru 1443 Hijriyah juga diikuti secara virtual sejumlah pondok pesantren di antaranya, Pondok Pesantren Lirboyo, Pondok Pesantren Maunah Sari, Pondok Pesantren Al-Amin serta Pondok Pesantren Assa’idiyah.
Selain itu diikuti pula oleh Kantor Bea Cukai Kediri dan seluruh Majelis Wilayah Cabang (MWC) NU Kota Kediri.
Ketua PCNU Kota Kediri KH Abu Bakar Abdul Jalil mengucapkan selamat Tahun Baru Islam dan Selamat HUT Kemerdekaan RI ke-76.
Gus Ab sapaan akrab KH Abu Bakar Abdul Jalil juga mengajak seluruh jamaah untuk introspeksi dan bermuhasabah tentang apa yang sudah diberikan untuk Kota Kediri dan bangsa Indonesia selama ini .
"Mari kita semangat mendalami ilmu agama di pondok-pondok pesantren, semangat nasionalisme, kita introspeksi diri kita apa yang sudah kita kontribusikan untuk Kota Kediri dan mari kita selalu semangat untuk berikhtiar bersama dan berdoa untuk bangsa dan negara,” ungkapnya.
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar bersama sejumlah pejabat juga mengikuti kegiatan ini di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kediri mengungkapkan saat ini merupakan waktu yang berat karena dihadapkan dengan kondisi pandemi virus Corona ( Covid-19 ).
Untuk itu, doa dari seluruh masyarakat khususnya alim ulama bisa menjadi penguat dalam ikhtiar mengatasi pandemi Covid-19 di Kota Kediri.
Wali Kota berterima kasih kepada alim ulama karena selama ini telah membimbing kita semua sehingga kita bisa kompak untuk menangani kasus Covid-19 ini bersama-sama.
"Perlu saya sampaikan yang paling penting adalah pengendalian di hulunya. Kalau dari awalnya kita bisa tracing, bisa testing maka insha Allah kita bisa mengendalikan virus ini,” ujarnya.
Diungkapkan, bantuan dari berbagai pihak juga terus berdatangan untuk membantu warga yang terdampak Covid-19.
Di momen 1 Muharram 1.443 H diharapkan dapat menjadi awal yang baik dan pandemi bisa segera berakhir.
“Saya mohon izin kepada para kiai dan alim ulama kita akan mengadakan doa bersama supaya wabah ini bisa dijauhkan dari dunia khususnya di Kota Kediri," ungkapnya.
Diharapkan dalam momen 1 Muharram 1.443 H kita bisa mengambil hikmah dan kita bisa berdoa bersama supaya bisa diselamatkan oleh Allah SWT dan Pemerintah Kota Kediri terus bisa mengatasi permasalahan ini.