Berita Kediri
Reporter: Didik Mashudi
Editor: Irwan Sy
SURYA.co.id | KEDIRI - Bantuan mainan tradisional untuk anak-anak yang menjalani isolasi mandiri terpusat di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Kediri terus berdatangan.
Kali ini bantuan datang dari Komite Olahraga dan Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Kediri.
Ketua Umum KORMI Kota Kediri, Abdian Asgi Sukmana menyampaikan, meskipun dalam kondisi pandemi, bermain tetap menjadi hak anak, terutama pada anak yang harus menjalani masa penyembuhan Covid -19.
“Alat olahraga tradisional yang kami berikan tersebut diharapkan dapat membantu memulihkan psikis dan mentalnya," ungkap Abdian Asgi Sukmana, Minggu (8/8/2021).
Diharapkan dengan aktif bermain dapat menaikkan hormon endorfin sehingga timbul rasa gembira dan suka cita.
Selain itu juga menjadi langkah awal program sosial bagi KORMI dan komunitas di Kota Kediri.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri Indun Munawaroh menjelaskan, sebelumnya telah memberikan alat bermain seperti papan catur, bola voli, dan skipping agar bisa digunakan olahraga oleh pasien isoman.
Selain itu, anak-anak yang sedang pemulihan juga disarankan izin ke sekolah untuk tidak mengikuti sekolah daring, agar mereka tidak ada beban tugas dan pemulihan kesehatannya cepat.
"Kasihan kalo mereka jadi kepikiran tugas,” ujarnya.
Di tempat isolasi mandiri terpusat di Gedung BLK sendiri ada sejumlah anak-anak yang menjalani isolasi bersama dengan keluarganya.
Anak-anak ini banyak menghabiskan waktu untuk bermain di areal halaman Gedung BLK.
Untuk menghilangkan rasa bosan ada yang bermain bola dan dakon.
Menjalani isolasi mandiri secara terpusat di Balai Lembaga Keterampilan (BLK) Kota Kediri menjadi suasana baru bagi anak-anak, terutama bagi FY,12.
Selama 7 hari isolasi di BLK, banyak hal yang dilakukan anak-anak ini untuk membunuh rasa bosan.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri terdapat 93.601 anak di Kota Kediri dengan rentang usia 0-19 tahun.
Sementara data kumulatif Dinas Kesehatan Kota Kediri, terdapat 271 anak yang telah terpapar Covid 19 dan sudah melakukan perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri di rumah atau secara terpusat di BLK.