AGTVnews.com - Persik Kediri menjadi klub yang paling siap menghadapi kompetisi Liga 1 musim ini.
Persik Kediri memilih untuk tetap menggeber latihan bagi para pemainnya meski ada penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Kondisi ini berbeda dengan klub lain yang justru memilih untuk meliburkan para pemainnya saat penerapan PPKM.
Ada banyak keuntungan bagi Persik Kediri dengan latihan rutin tersebut.
Pelatih Fisik Persik Kediri, Dimas Agung menyebut saat ini kondisi fisik pemain Macan Putih julukan bagi Persik Kediri berada di level 70 persen. Dengan penambahan porsi latihan, nantinya angka ini akan bertambah semakin tinggi.
Sehingga mereka akan siap saat Liga 1 digelar.
"Kondisi pemain terus mengalami peningkatan. Terhitung dari gelaran turnamen Piala Menpora yang berada di angka 35 persen, kini setelah rutin program latihan dilakukan kondisi fisik pemain berada di angka 70 persen. Angka ini akan meningkat lagi hingga 75 persen, ucap Agung, Senin, 9 Agustus 2021.
Angka 70 hingga 75 persen ini dianggap sudah sesuai dengan standarisasi minimal kompetisi liga.
Agung menambahkan, dengan latihan rutin yang dilakukan, chemistry antar pemain bisa semakin terbentuk.
"Chemistry juga menjadi bagian penting bagi sebuah tim selain terfokus terhadap kondisi fisik dan taktik. Semakin baik chemistry maka akan berdampak terhadap performa permainan tim yang solid dalam mengarungi kompetisi liga," urai Agung.
Sebelumnya, PSSI dan PT LIB telah sepakat Kick Off Liga 1 musim ini akan diadakan pada 20 Agustus mendatang.
Pemberitahuan yang mendadak ini dikeluhkan sejumlah klub peserta Liga 1. Mereka menilai tenggat waktu 2 minggu tidak akan mampu meningkatkan performa para pemain yang libur panjang akibat PPKM.
Beberapa klub yang memilih meliburkan pemainnya disaat PPKM diantaranya Madura United, PSS Sleman, Persija Jakarta dan Persib Bandung.