TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Sekitar 3.000 Peserta mengikuti vaksinasi Covid-19 massal yang dimulai proses skrining, vaksinasi, hingga observasi.
Kegiatan vaksinasi ini berlangsung di ruang terbuka hijau Taman Tirtoyoso, Kota Kediri, Minggu (1/8/2021).
Tempat vaksinasi juga berlangsung di ruang terbuka hijau sehingga terasa lebih nyaman bagi peserta yang mengikuti vaksinasi.
Vaksinasi kali ini banyak diprioritaskan untuk anak-anak usia 12 tahun ke atas.
Gencarnya vaksinasi yang dilakukan untuk anak usia 12 tahun ke atas ini sekaligus sebagai upaya preventif jika suatu saat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi memberlakukan pembelajaran tatap muka di sekolah.
Salah satu peserta Aisha Inumaisalma (13) dari Kelurahan Sukorame mengatakan mengikuti vaksinasi karena menginginkan pandemi virus Corona ( Covid-19 ) segera berakhir.
"Untuk teman-teman yang usia 12 tahun ke atas yang belum vaksin segera vaksin biar di Indonesia Covidnya bisa segera hilang. Apalagi di tempat terbuka seperti ini banyak pohon jadi suasananya lebih enak," ungkapnya.
Disamping itu Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar yang meninjau vaksinasi bersama pejabat Forkompimda mengatakan, jika satu atau dua bulan ke depan kementerian punya kebijakan untuk memasukkan anak sekolah, gurunya sudah divaksin beberapa waktu lalu dan anak-anak kita kebut vaksin sekarang.
Sehingga akhirnya nanti mereka bisa melakukan pembelajaran tatap muka.
Diungkapkan, kegiatan vaksinasi tersebut merupakan kolaborasi antara Polres Kediri Kota, Kodim 0809 Kediri dan Pemkot Kediri yang diselenggarakan setiap minggu dalam jumlah yang banyak dan dengan jangkauan yang lebih luas.
"Dengan kolaborasi seperti ini, kita bisa dapatkan warga kita jauh lebih banyak. Saya berharap ini ada terus sembari kita melayani yang ada di puskemas dan tempat-tempat yang kita jadikan untuk vaksinasi," ujarnya.
Dikatakan, sejauh ini pelaksanaan vaksinasi di Kota Kediri khususnya di ruang terbuka hijau sudah berjalan cukup bagus bahkan cenderung meningkat dan terkoordinasi dengan baik.
"Pelaksanaannya selama ini baik dan saya lihat semakin cepat. Baru 2 jam sudah 400 yang divaksin. Ini sudah nemu pola yang agak baik," ungkapnya.
Selain itu pelaksanaan vaksinasi juga disambut antusiasme peserta. Sehingga edukasi yang dilakukan Pemerintah Kota Kediri selama ini berjalan dengan baik dan sukses.
"Saya senang karena sekarang ini cenderung lebih banyak yang mau vaksin daripada persediaan vaksin kita. Ketika datang ke tempat-tempat seperti ini saya juga selalu kasih tahu untuk ajak temannya, tetangganya, saudaranya sehingga informasi dari mulut ke mulut juga berjalan," ujarnya.
Wali Kota juga berpesan kepada masyarakat bahwa vaksinasi itu penting. Apapun vaksinnya masyarakat bisa langsung daftar selagi persediaan masih ada.
"Saya tanya ke dokter, rata-rata mereka yang bergejala sangat berat sekali tapi kalau sebelumnya sudah vaksin itu bisa sembuh dan itu sudah banyak terjadi di masyarakat. Semoga itu bisa menjadi pelajaran kita bersama. Apapun vaksinnya yang ada di depan mata ambil duluan," ungkapnya.