Launching Rumah Kurasi Kota Kediri, Gubernur Jatim Berharap Kota Lain Mengikuti

Kediri Dalam Berita | 28/07/2021

dengan rumah kurasi diharapkan kualitas produk UMKM Kota Kediri akan semakin mampu bersaing di pasar internasional. (foto : istimewa)

AGTVnews.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melaunching Rumah Kurasi di Kota Kediri, Selasa (27/7/2021). Khofifah berharap, rumah kurasi ini bisa ada di kota-kota lain. Rumah kurasi ini bisa membantu produk-produk UMKM agar bisa lebih dikenal di pasar luar negeri.

“Hari ini saya rasa kita mendapatkan energi positif. Bahwa masih ada ruang untuk bisa menggerakkan ekonomi kita, terutama pelaku UMKM kita di saat pandemi sekarang. Ini butuh proses untuk bisa terstandarisasi sesuai dengan kualifikasi di masing-masing negara. Jadi partnership antara BI, Kadin, BNSP, pemerintah kab/kota dan pemprov menjadi penting. UMKM berkontribusi pada PDRB Jawa Timur sebesar 57,25 persen,” terangnya.

 

Sementara itu, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menuturkan, rumah kurasi di Kota Kediri sudah berjalan sejak tahun 2020 lalu.

 

“Awalnya mendorong dari UMKM yang ada di Kota Kediri untuk masuk ke marketplace. Dari evaluasi, produk yang dikurasi semakin banyak. Permintaan ekspor untuk produk UMKM Kota Kediri sudah ada. Saya sepakat bahwa UMKM itu sebenarnya tidak perlu tinggi standarnya. Yang penting good looking, eye catching produk itu dan rasanya masuk,” ujarnya.

Pimpinan Rumah Kurasi sekaligus Ketua Kadin Kota Kediri M Solikin mengatakan, target pasar Rumah Kurasi untuk tahap pertama difokuskan ke negara-negara ASEAN. Terkait produk makanan, ada dua hal penting yang dibutuhkan. Yaitu tidak harus bersertifikasi yang terlalu tinggi dan memiliki masa kadaluwarsa minimal delapan bulan.

 

“Jadi Rumah Kurasi yang kita buat betul-betul bersertifikasi. Sehingga apabila produk hasil kurasi masuk pasar modern bisa langsung diterima. Saya berharap kepada seluruh UMKM, ayo kita masuk Rumah Kurasi. Apa yang kurang nanti bisa kita bantu, kita kondusikan. Harapan kita, berawal dari Kota Kediri akan menjadi nasional dan membawa nama Jawa Timur,” jelasnya.