TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Sebanyak 186 orang peserta yang lolos tes administratif dari total 187 orang pendaftar mengikuti seleksi calon pendamping Progam Pemberdayaan Masyarakat (Prodamas ) Plus Kota Kediri, Selasa (15/6/2021).
Petir Pujantoro, Tim Leader Pendampingan Prodamas Plus menjelaskan, hasil seleksi administratif akan diumumkan secara terbuka di laman Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Malang.
Peserta yang lolos mengikuti tes tulis dan wawancara yang dibagi menjadi 6 gelombang dilakukan mematuhi protokol kesehatan covid-19.
Petir menjelaskan, bahwa proses seleksi pendamping Prodamas Plus dilakukan secara objektif dengan parameter yang sudah ditentukan.
"Kami ingin memperoleh Putra Putri Kota Kediri yang mau dan siap memajukan Kota Kediri bersama-sama dengan LP2M dan Pemkot Kediri, dalam mewujudkan program-pragram unggulan Kota Kediri yang bersinergi dengan Prodamas," terangnya.
Terdapat 6 cakupan bidang pada prodamas plus, yakni infrasturktur, kesehatan, kepemudaan, sosial budaya, ekonomi dan pendidikan.
Dimana pada masing-masing bidang memiliki potensi yang dapat dikembangkan dan dapat dipadukan dengan inovasi dan teknologi.
"Kami telah merekrut tenaga ahli untuk masing-masing bidang agar dapat memajukan dan mendorong kegiatan pemberdayaan masyarakat," imbuhnya.
Petir juga menjelaskan bahwa peserta seleksi yang lolos akan mendapatkan bimbingan teknis sebelum diterjukan sebagai pendamping Prodamas Plus.
"Bimbingan teknis diberikan oleh tenaga ahli dan praktisi di masing-masing bidang," jelasnya kepada TribunJatim.com.
Petir berharap adanya kerjasama dari RT, RW, Kelurahan, stakeholder supaya saling bersinergi dalam memberikan penguatan kegiatan pada Prodamas Plus.
"Data perkembangan kegiatan prodamas dan hambatan-hambatan di lapangan ini penting untuk menentukan potensi di masing-masing kelurahan. Untuk itu penting adanya kerjasama semua pihak, termasuk RT, Rw dan kelurahan," terangnya.
Sementara Vivit Purnama Sari, salah satu peserta seleksi berharap dapat lolos sebagai salah satu pendamping Prodamas Plus agar bisa memperoleh pengalaman.
"Awal mula saya mendaftar ingin memperoleh pengalaman, ikut berpartisipasi dan bekerja secara aktif untuk pembangunan Kota Kediri," ujarnya.
Prodamas Plus yang sempat tertunda akibat pandemi covid-19 mulai dilaksanakan kembali. Prodamas Plus merupakan pemberian anggaran sebesar Rp 100 juta untuk setiap RT setiap tahun.