SURYA.CO.ID, KEDIRI - Tujuh tahun terkena stroke membuat Sulasmi (65), warga Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri hanya dapat beraktivitas di atas ranjang.
Stroke dialami Sulasmi diduga kelelahan menjaga warungnya.
Selama ini Sulasmi berjualan membuka warung kopi di Kelurahan Pandean Gang III Kota Kediri.
Dari warung sederhana itu menjadi tumpuan penghasilan untuk menghidupi keluarganya.
“Sejak ibu terkena stroke, sudah tidak bisa lagi berjualan,” kata Putri, anak perempuan Sulasmi, Selasa (15/6/2021).
Pihak keluarganya telah berupaya menyembuhkan dengan membawanya ke rumah sakit dan menjalani rawat inap.
Kondisi Sulasmi sempat membaik dan bisa berjalan setelah mengikuti terapi.
Hanya saja proses pengobatan yang dijalani tidak berlangsung terus-menerus.
Malah Sulasmi harus berhenti berobat sehingga kondisi kesehatan Sulasmi terus menurun dan tergolek di ranjang.
“Jangankan duduk, miring saja tidak mampu,” ungkap Putri.
Akibatnya, serangan stroke perlahan-lahan juga berdampak pada organ gerak alat bicara. Sulasmi tak lagi bisa berkomunikasi.
Saat kebingungan mencari upaya pengobatan, keluarga Sulasmi mendapatkan informasi layanan Homecare Peduli RSUD Gambiran Kota Kediri.
Layanan itu siap merawat pasien di rumah dalam situasi apapun.
Putri menjelaskan pihaknya mencari dari Facebook, akhirnya kakaknya mendapatkan informasi soal homecare.
"Kakak langsung menghubungi dan direspon dengan cepat. Tim homecare datang ke rumah kami dan membawa ibu ke RSUD Gambiran,” kata Putri.
Setelah diperbolehkan pulang, Tim Homecare Pedili tetap merawat Sulasmi di rumah hingga sekarang.
Selain merawat kesehatan Sulasmi, Homecare Peduli juga memberikan bantuan berupa kasur angin, pampers, alat rawat luka, hingga sembako.
“Alhamdulillah setelah dirawat Homecare Peduli, ibu sudah bisa duduk. Sudah bisa berkomunikasi, meskipun sedikit-sedikit,” ungkapnya.
Keluarganya berharap Sulasmi bisa sembuh seperti sediakala setelah sebelumnya hanya terbaring di tempat tidur selama tujuh tahun.
Direktur RSUD Gambiran Kota Kediri dr Fauzan Adima mengatakan, program Homecare Peduli memang diluncurkan untuk membantu pasien dengan keterbatasan berobat seperti Sulasmi.
“Masih banyak pasien yang tidak bisa pergi ke rumah sakit meski biayanya sudah gratis. Untuk inilah Homecare Peduli ada dan menjemput mereka ke rumah,” kata dr Fauzan Adima.
Sejak diluncurkan tahun 2016 silam, Homecare Peduli sudah merawat ratusan pasien di Kota Kediri.
Layanan ini menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kota Kediri untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.