Pemkot Kediri Gelar Talkshow Skema Alternatif Pembangunan Infrastruktur

Kediri Dalam Berita | 02/06/2021

Surya

 
surya.co.id/didik mashudi
 
Kegiatan talkshow skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dalam penyediaan infrastruktur di Balai Kota Kediri, Senin (31/5/2021). 



 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Bappeda Kota Kediri menggelar talkshow skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dalam penyediaan infrastruktur di Kota Kediri, Senin (31/5/2021).

Talkshow menghadirkan dua narasumber, yaitu Perencana Ahli Madya pada Direktorat Pengembangan Pendanaan Pembangunan Kementerian PPN/ Bappenas, Novi Indriani dan Kasubbag Pengendalian Admistrasi Pelaksanaan Pembangunan Wilayah 1 Biro Administrasi Pembangunan Provinsi Jawa Timur, Haryo Bimo.

Talkshow yang digelar di Ruang Joyoboyo, Balaikota Kediri ini dibuka oleh Asisten Administrasi Umum, Chevy Ning Suyudi.

Dalam sambutannya Chevy menjelaskan talkshow merupakan satu langkah yang sangat bagus.

"Langkah pertama ini, jangan hanya berhenti di sini. Bisa dimulai dari Bappeda dulu dan dilanjut OPD lainnya," ujarnya.

Chevy juga menjelaskan, saat ini Pemerintah Daerah berinovasi dan mulai menggunakan skema seperti KBPU untuk kemajuan daerah.

"Seperti inovasi Wali Kota Kediri, yang di periode pertama itu harmoni dan sekarang itu harmoni plus. Plusnya itu ditambah kolaborasi dan sinergi dengan stakeholder lain diluar pemda," terangnya

Lebih lanjut chevy menjelaskan bahwa nantinya yang akan berkerja sama adalah sektor privat atau pihak swasta dengan orientasi yang jelas, yaitu provit.

"Ketika kita berhadapan dengan sektor privat, kita harus bisa mengatur satu frekuensi. Supaya kedepannya kerja sama yang terjalin dapat menghasilkan simbiosis mutualisme," jelasnya.

Program kegiatan dikumpul dahulu, kemudian ketika anggaranya kurang carikan solusi.

Yang terpenting harus pintar dalam memilih program-program yang prioritas.

Jangan lagi dipukul rata, agar hasil bisa bagus 100 persen.

Selain di hadiri OPD Pemkot Kediritalkshow ini juga dihadiri perwakilan Bappeda se-Karisidenan Kediri dan disiarkan secara online di YouTube Harmoni TV.

Data yang dihimpun Bappeda Kota Kediri dana alokasi umum (DAU) mendominasi hampir setengah dari sisi pendapatan APBD di Kota Kediri.

Namun ada kecenderungan DAU terus mengalami penurunan.

Pada 2015 DAU Kota Kediri sebanyak Rp 634 miliar, 2016 turun menjadi Rp 617 miliar, 2017 turun menjadi Rp 614 miliar, 2018 turun menjadi Rp 606 miliar, 2019 naik menjadi Rp 637 miliar.

Namun kenaikan DAU 2019 karena ada penambahan dana kelurahan. Hanya saja pada 2020 DAU Kota Kediri turun menjadi Rp 590 miliar.

Terus menurunnya nilai DAU Kota Kediri, mengharuskan mencari sumber pendanaan pembangunan alternatif.