Respons Persik Kediri soal Kompetisi Liga 1 2021 Ada Promosi dan Degredasi

Kediri Dalam Berita | 27/05/2021

Surya

 
surya.co.id/farid mukarrom
 
Presiden Klub Persik Kediri Abdul Hakim Bafaqih. Respons Persik Kediri soal Kompetisi Liga 1 2021 Ada Promosi dan Degredasi 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SURYA.co.id | KEDIRI - Presiden Klub Persik Kediri Abdul Hakim Bafaqih hormati keputusan PSSI mengenai format kompetisi Liga 1 dan 2 2021 dengan sistem ada promosi dan degradasi.

Abdul Hakim Bafaqih yang juga menjadi anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional ini mengaku, sebenarnya Persik Kediri punya pandangan berbeda dengan adanya sistem promosi dan degradasi.

“Sejak awal kami berpendapat sistem (kompetisi Liga 1) tanpa degradasi lebih ideal di kondisi pandemi seperti sekarang. Itu juga yang pernah diusulkan beberapa klub Liga 1 lainnya,” ujar Abul Hakim Bafaqih.

Hakim mengungkapkan, keputusan PSSI tersebut tak berarti membuat Persik Kediri tidak siap. Klub sangat siap jika kompetisi menggunakan sistem degradasi.

”Karena kami juga menyiapkan tim dengan serius sejak awal. Tidak ada istilah setengah-setengah,” tegas Hakim.

Sebelumnya pada tanggal 9 Mei 2021 Hakim sempat mengungkapkan pandangannya bahwa wacana Liga 1 dan 2 tanpa degradasi adalah kebijakan yang tepat.

Hal ini karena klub masih terpukul dengan dampak pandemi Covid-19 yang terjadi dalam setahun terakhir. Klub tentu saja membutuhkan waktu untuk memulihkan ke kondisi normal.

“Dan wacana liga tanpa degradasi merupakan momen untuk pemulihan seluruh klub Liga 1,” ujarnya.

Menurut Hakim, kompetisi tanpa degradasi bagus untuk kebaikan klub.

"Mereka bisa menata pelan-pelan kondisi internal klub yang diterpa pandemi sejak awal tahun lalu," imbuhnya.

Sebagai tambahan informasi Ketua Umum PSSI Muhammad Iriawan secara resmi pastikan format kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim 2021-2022 tetap ada promosi dan degradasi.

Keputusan itu diambil setelah Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan berdikusi dengan Komite Eksekutif (Exco) PSSI dalam rapat Emergency Exco Meeting, Selasa (25/5/2021).

"Dalam diskusi dengan semua Exco PSSI, akhirnya kami (PSSI) memutuskan Liga 1 dan 2 musim kompetisi 2021-2022 tetap ada promosi dan degradasi,” ujar Iriawan, dilansir dari situs resmi PSSI.

Setelah diputuskan kompetisi musim 2021-2022 ada promosi dan degradasi, Ketua Umum PSSI kemudian meminta Sekjen Yunus Nusi untuk berkirim surat ke seluruh peserta Liga 1 dan 2.

"Sekjen telah saya perintahkan untuk membalas surat-surat permohonan dari klub-klub Liga 1 dan 2 yang berisi permohonan kompetisi tanpa degradasi, dengan isi surat menjelaskan hasil diskusi ketat Exco PSSI dan konsultasi dengan FIFA / AFC. Keputusan PSSI ini sudah final,” pungkasnya.