Kediri, koranmemo.com – Selesai Ramadan dan Idul Fitri, Persik Kediri sudah mulai melakukan pergerakan dengan mendekati beberapa pemain lokal untuk mengisi kekurangan pemain. Posisi striker saat ini menjadi prioritas utama tim sebelum Liga 1 Indonesia 2021 dimulai pertengahan tahun ini.
Seperti diketahui, klub berjuluk Macan Putih hanya memiliki Septian Satria Bagaskara setelah mulai pembentukan tim tahun 2021. Performanya pun belum terlihat moncer pada Piala Menpora kemarin, untuk menambah daya saing tiap posisi perlu menambah pemain kurang lebih 2 atau dalam posisi yang sama
Selain belum menunjukkan performa baik dalam tim, Septian Satria Bagaskara juga kerap absen lantaran beberapa kali mendapat panggilan skuat Tim Nasional (Timnas) Indonesia.
Media Officer Persik Kediri, Anwar Bahar Basalamah tak menampik, jika saat ini Persik Kediri tengah mendekati pemain lokal yang berposisikan sebagai striker. Kendati demikian dia belum bisa membeberkan nama pemain incaran karena beberapa alasan.
Manajemen tidak mau kecolongan jika nama pemain incaran tersebut diumumkan sebelum resmi menjadi pemain. “Kalau tengah mendekati pemain itu benar. Namun siapa itu tunggu saja. Kita tidak berani untuk menyebut nama sebelum proses pendekatan tersebut berbuah hasil kesepakatan,” katanya.
Basalamah juga tidak bisa memaparkan apakah pemain tersebut adalah mantan pemain Persebaya Surabaya. Di media sosial Rivaldi Bawuo sempat dikaitkan dengan Persik Kediri pada bursa transfer tahun ini.
Dia sempat membela Arema FC tahun 2018-2019. Lalu 2020 Rivaldi sempat bergabung dengan Madura United sebelum akhirnya melamar ke Persebaya di kompetisi Pramusim 2021. Namun setelah kompetisi itu dia tidak mendapatkan perpanjangan kontrak untuk Liga 1 2021.
Rekam jejak pemain berusia 27 tahun tersebut cukup bagus. Pemain muda asal Gorontalo tersebut meraih prestasi dengan menorehkan top skor Liga 2 2017 bersama Kalteng Putra. Di sana dia mencatatkan 17 dalam 1 musim kompetisi. Sementara di Arema FC, Rivaldi mencetak 10 gol dari 49 pertandingan.
Saat ini, Rivaldi berstatus sebagai pemain free transfer setelah memutuskan untuk mundur dari Persebaya Surabaya. Dengan status bebas transfer ini, kans Rivaldi untuk bergabung bersama Persik Kediri sangat terbuka lebar, terlebih ada Joko Susilo yang pernah menjadi Pelatih Kepala Arema musim 2018.
Di sisi lain, Rivaldi juga tak menampik, saat ditanya tentang kemungkinan bergabung dengan Persik Kediri. “Tawaran yang datang ke saya memang banyak. Tapi hingga saat ini masih belum ada kesepakatan,” ujarnya dikutip dari media nasional.
Rivaldi tak mau menyebut sejumlah tim yang sempat memberi tawaran terhadap dirinya. Akan tetapi, bagi Rivaldi tim Liga 1 masih menjadi prioritas utama bagi dirinya bergabung di musim ini.

