Wali Kota Kediri Ancam Tutup Pusat Perbelanjaan Jika Pengunjung Lebih Dari 50 Persen

Kediri Dalam Berita | 06/05/2021

Kediri, koranmemo.com – Menjelang hari raya idul fitri, beberapa pusat perbelanjaan di Kota Kediri terpantau ramai. Wali Kota Kediri mengancam akan menutup pusat perbelanjaan tersebut apabila jumlah pengunjung melebihi batas kuota pusat perbelanjaan.

Mengenai hal tersebut, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengungkapkan pihaknya telah memanggil para pemilik pusat perbelanjaan. Dia meminta agar pemilik pusat perbelanjaan mematuhi aturan yang telah mereka buat.

“Kita telah memanggil para pemilik pusat perbelanjaan tersebut untuk mematuhi peraturan yang telah kita sepakati bersama hanya 50 persen pengunjung,” ungkap Abu Bakar.

Wali Kota mengancam akan menutup pusat perbelanjaan tersebut apabila masih ditemukan pusat perbelanjaan yang melanggar aturan. Hal ini dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Kediri agar tidak bertambah.

Abu mengakui jika menjelang perayaan Idul Fitri seperti saat ini, banyak warga yang keluar untuk berbelanja. Pemerintah pun telah menegaskan kepada pemilik pusat perbelanjaan hanya memperbolehkan jumlah pengunjung sebesar 50 persen.

Selain itu Abu juga menghimbau masyarakat agar menahan diri agar tidak berkerumun untuk berbelanja. Selain itu juga menghimbau anak muda untuk tidak nongkrong melebihi jam malam yang telah ditentukan.

“Saya dan Kapolres Kediri Kota Kediri patroli masih menemukan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan. Masih banyak yang nongkrong hingga malam,” ungkap Abu.