kebersamaan mbah War dan tim home care peduli saat menjalani perawatan. (foto : istimewa)
AGTvnews.com – Violins kenamaan Kota Kediri Warsidi atau yang akrba disapa Mbah War berpulang ke sang pencipta, Rabu (28/4/2021). Mbah War meninggal saat tengah menjalani perawatan di RSUD Gambiran Kota Kediri.
Sebelum menjalani perawatan di rumah sakit, Mbah War dijemput tim Home Care Peduli di kediamannya.
Direktur RSUD Gambiran Kota Kediri dr Fauzan Adima M.Kes mengatakan Mbah War meninggal dunia karena penyakit paru-paru dan jantung.
“Almarhum sempat dirawat dua hari di rumah sakit setelah dijemput Tim Home Care Peduli dari kediamannya,” kata dr Fauzan Adima.
Fauzan Adima menjelaskan kondisi kesehatan Mbah War ini diketahui pada tanggal 8 April 2021 dan langsung dilaporkan kepada Tim Home Care Peduli. Hari itu juga Mbah War dievakuasi dari kediamannya untuk dirawat di RSUD Gambiran.
“Sebelumnya mbah War sempat dirawat selama tujuh hari. Kemudian kondisi beliau berangsur-angsur membaik. Almarhum juga bisa berjalan kembali setelah menjalani rangkaian tindakan medis,” jelasnya.
Akhirnya mbah War diizinkan pulang ke rumahnya pada tanggal 15 April 2021. Selama di rumah Tim Home Care Peduli RSUD Gambiran terus memantau kondisi kesehatannya. Pada 26 April 2021 kondisi kesehatan mbah War kembali memburuk.
“Mbah War kembali dijemput Tim Home Care Peduli ke rumah sakit pukul 22.00 WIB. Sempat menjalani perawat intensif selama dua hari, Mbah War akhirnya tutup usia.
Koordinator Home Care Peduli RSUD Gambiran, Kristika Sadtyaruni mengatakan dirinya bersama Tim Home Care selalu menemani Mbah War, baik saat dirawat di rumah maupun rumah sakit. “Tadi malam saya masih menemani Mbah War sampai pukul 22.15 WIB di ruang perawatan,” kata Kristika.
Sebagai psikolog, Kristika berusaha membangkitkan semangat sembuh Mbah War melawan penyakitnya. Dia juga sempat menyanyikan salah satu lagu Chrisye yang disukai Mbah War.
“Kita sudah berjuang merawat Mbah War. Termasuk Pak Lurah Ngadiredjo yang membantu kami melakukan perawatan di rumah,” kata Kristika.
