Kediri, koranmemo.com – Menjelang digelarnya uji coba terbatas pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Kediri, pengrajin masker kebanjiran order. Mereka mendapat pesanan hingga ratusan lembar masker dari beberapa sekolah. Masker-masker tersebut rencananya akan dibagikan kepada siswa yang mengikuti uji coba PTM terbatas.
Juliaman Budi Santosa, salah satu pengrajin masker asal Kelurahan Tinalan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri mengatakan, order mulai datang sejak munculnya rencana pelaksanaan uji coba PTM terbatas. “Pesanan untuk siswa-siswi SMP, ” katanya, Jumat (23/4).
Dia menuturkan mendapat pesanan sebanyak 500 buah masker. Saat ini dia merampungkan pesanan itu bersama keluarganya. Beberapa proses pembuatan masker itu dibagi sedemikian rupa agar pesanan bisa selesai sesuai jadwal yang ditentukan. “Kita kerjakan dengan baik dan berusaha cepat,” ucapnya.
Dalam proses pengerjaannya, dia sangat teliti dan rapi. Hal itu dilakukan agar masker bisa tercetak dengan bagus. “Kalau jadinya bagus, pemakainya bisa nyaman. Kalau sudah nyaman, pengguna masker akan taat prokes dan tak melepas masker sembarangan,” ujarnya.
Dia berharap, masker buatannya dapat berguna dan bermanfaat bagi siswa- siswi yang menggunakannya. “Kalau masker anak sekolah, harus yang nyaman. Jadi anak bisa fokus dengan pelajaran yang diberikan,” katanya.

