Kediri, koranmemo.com – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Pendidikan (Disdik) segera mengadakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tingkat SD dan SMP mulai Senin (26/4) nanti. Ada sebanyak 18 sekolah atau 6 SD dan SMP di masing-masing kecamatan yang akan mengadakan PTM pekan depan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Siswanto menjelaskan PTM pada sekolah yang ditunjuk sudah mendapatkan persetujuan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Kediri.
Sebelumnya rencana PTM sempat tertunda karena belum ada rekomendasi GTPP Covid-19 Kota Kediri. “Pokoknya nanti tanggal 26, sekolah akan menjadi percontohan sekolah melaksanakan PTM selama pandemi,” katanya.
Untuk rencana tersebut, Senin (19/4), Kepala Sekolah yang lembaga pendidikannya ditunjuk sebagai pelaksana PTM di masa pandemi ini telah dipanggil untuk melakukan koordinasi. Dalam koordinasi tersebut disampaikan beberapa hal mengenai protokol kesehatan yang harus disiapkan sekolah.
Adapun protokol kesehatan tersebut mulai dari memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak antar bangku, serta menyemprot disinfektan sesudah dan sebelum sekolah digunakan.
Sebanyak 18 sekolah tersebut menurut Kepala Disdik sudah siap dan tinggal melaksanakan PTM saja. “Untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) termasuk TK masih belum mengadakan PTM,” imbuh Siswanto.
Mengenai jenjang pendidikan sendiri Disdik hanya memperbolehkan SD dan SMP saja. Mengenai teknis PTM, sekolah akan membagi jam masuk sistem 2 kelompok setiap harinya. Kelompok pertama masuk pukul 08.00 sampai 10.00 WIB, kelompok 2 mulai pukul 10.30 sampai 12.30 WIB.
Orang tua atau wali murid tetap bisa menolak jika masih takut tertular Covid-19 ketika mengikuti PTM. “PTM atau Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) masih tetap dilayani. Sekolah akan memberikan materi pembelajaran jika anak tidak datang ke sekolah,” tukasnya.
Setiap 2 pekan sekali PTM akan dievaluasi sambil melihat perkembangan penularan Covid-19 di Kota Kediri. Jika terjadi masalah bisa saja dihentikan atau disesuaikan kembali, sementara jika berhasil sekolah yang melaksanakan PTM akan ditambah.
“Nanti tanggal 26 sampai 30 April akan dievaluasi, jika bagus akan ditambah, dan begitu seterusnya. Memang rencana ini disiapkan untuk tahun ajaran baru bisa 100 persen sekolah mengadakan PTM,” pungkasnya.

