SURYA.CO.ID, KEDIRI - Pemulihan ekonomi dan kesehatan masyarakat menjadi topik bahasan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Kediri secara daring dan tatap muka di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Senin (29/3/2021).
Musrenbang dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022 dibuka Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar dan dihadiri para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Kediri.
Abdullah Abu Bakar menjelaskan, permasalahan atau isu strategis RKPD Kota Kediri, di antaranya pemulihan ekonomi dan kesehatan masyarakat akibat dampak Covid-19.
Upaya itu dilakukan dengan pemulihan usaha mikro dari dampak Covid-19, peningkatan jumlah wirausaha baru, peningkatan kualitas layanan rumah sakit, puskesmas, puskesmas pembantu dan jaringannya, serta peningkatan cakupan layanan Jaminan Kesehatan Nasional / Universal Health Coverage.
Selain itu, penyediaan jaringan pengaman sosial sebagai antisipasi dampak Covid-19.
Kemudian, peningkatan kualitas daya saing sumber daya manusia, dengan cara peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Kediri melalui peningkatan kualitas dan aksesibilitas layanan pendidikan dan kesehatan serta peningkatan daya beli masyarakat.
Selanjutnya, pembangunan infrastruktur dan tata kota dengan penyediaan infrastruktur berbasis lingkungan melalui Prodamas Plus, peningkatan kuantitas dan kualitas infrastruktur perkotaan (terutama drainase dan trotoar), serta antisipasi adanya pembangunan Tol Nganjuk-Kediri-Tulungagung dan pembangunan Bandara Kediri agar berdampak positif bagi masyarakat Kota Kediri.
Disampaikan, permasalahan atau isu strategis RKPD Kota Kediri 2022 juga mencakup peningkatan kualitas lingkungan hidup dan ketahanan bencana. Dengan cara, peningkatan RTH baik skala kelurahan maupun kota dan peningkatan ketahanan bencana dengan peningkatan kelurahan tangguh bencana.
Selanjutnya, penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih, reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik yang prima.
Upaya itu dilakukan dengan cara penerapan Zona Integritas dan WBBK/WBBM pada layanan publik serta optimalisasi kerjasama daerah dalam rangka percepatan pembangunan, dengan mendorong pembangunan TPA regional dan mendorong terwujudnya ring road Kota Kediri.
Pria yang akrab disapa Mas Abu itu juga mengungkapkan, Pemkot Kediri telah menetapkan tema rancangan RKPD Kota Kediri tahun 2022 yaitu “Pemulihan Ekonomi dan Peningkatan Infrastruktur Daerah”
Pemulihan ini didasarkan pada prioritas pembangunan daerah yang diselaraskan dengan prioritas nasional dan Jawa Timur.
Mas Abu juga berpesan kepada seluruh perangkat, agar meningkatkan komitmen pencapaian sasaran pembangunan daerah sesuai yang telah ditetapkan dalam RPJMD.
Kemudian mempercepat capaian target kinerja pembangunan yang terdampak Covid-19 .
“Kita tidak hanya berlari namun perlu terbang. Saya juga minta kepada setiap OPD minimal memiliki 3 inovasi program," tandasnya.
Selain itu, untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi para stakeholders yaitu pemerintah, dunia usaha, akademisi, lembaga/organisasi kemasyarakatan dan masyarakat.
Selain itu melakukan evaluasi pembangunan daerah secara periodik mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban.