Kalah, Persik Kediri Tak Mampu Manfaatkan Keunggulan Pemain

Kediri Dalam Berita | 24/03/2021

Kediri, demonstran.com – Persik Kediri harus mengakui keunggulan atas sang lawan Persebaya Surabaya di pertandingan perdananya Group C Piala Menpora, Selasa (23/3/21).

Bermain di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung Jawa Barat, tim berjuluk Macan Putih itu kalah dengan skor tipis 1-2.

Dua gol Persebaya Surabaya keseluruhan dicetak melalui tendangan pinalti, yang dieksekusi oleh Samsul Arif Munip di menit 67′ dan 71′. Dua gol itu pun secara langsung menenggelamkan Persik Kediri di laga perdananya. Sedangkan gol Persik Kediri dicetak oleh Andri Ibo di menit 63′ yang juga dilakukan melalui tendangan pinalti.

Bila berkaca pada jalannya pertandingan, sebenarnya Persik Kediri justru diuntungkan dengan keunggulan jumlah pemain. Itu lantaran pemain Persebaya Surabaya, Risky Ridho dipaksa keluar dari lapangan oleh wasit di menit 36 babak pertama setelah mendapati dua kali kartu kuning.

Akan tetapi, keunggulan jumlah pemain tersebut tak mampu dimanfaatkan dengan baik oleh anak asuh Coach Joko Susilo. Justru di babak kedua, Persik Kediri seolah kehilangan ritme permainan dan terus ditekan oleh Persebaya Surabaya.

Joko Susilo, Pelatih Kepala Persik Kediri mengaku, sebenarnya Persik Kediri bermain cukup konsisten.

“Namun kembali lagi seperti yang saya bilang diawal, jika fokus kita adalah pemantapan pada mental dan juga taktikal. Mental jelas menjadi masalah besar. Terlihat tadi setelah sejumlah pemain melakukan kesalahan sehingga membuahkan pinalti dari tim lawan, hal itu yang membuat ritme permainan kita mulai hilang kalah,” ujarnya.

Masih kata Joko Susilo, komposisi pemain yang masih 70 persen juga berpengaruh besar terhadap permainan. Akan tetapi, dari hasil kekalahan ini menjadikan pembelajaran bersama bagi tim yang ia besut.

“Kekalahan ini menjadikan pembelajaran berharga bagi kami. Ini bagian dari proses, dan kami tak akan menyerah sampai di sini saja. Kita akan terus berbenah terutama dalam memperbaiki mental dan juga taktikal,” ungkapnya.