Bertolak Ke Bandung, Persik Kediri Belum Sepenuhnya Siap

Kediri Dalam Berita | 22/03/2021

Kediri, demonstran.com – Hari ini (20/3) rombongan skuat Persik Kediri bertolak ke Bandung Jawa Barat untuk mengikuti turnamen Piala Menpora 2021.

Akan tetapi, dalam bertolak ke Bandung tersebut kondisi skuat berjuluk Macan Putih sebenarnya belum dalam kondisi sepenuhnya siap.

Hal ini diutarakan oleh Pelatih Persik Kediri Joko Susilo yang menyebut jika komposisi pemain Persik Kediri belum dapat terbilang 100 persen.

Banyak lubang komposisi pemain yang sengaja di kosongkan oleh manajemen lantaran dipergunakan untuk slot pemain asing.

“Bisa kita katakan untuk komposisi pemain masih 70 persenan lah. Karena kita bermain di Piala Menpora nanti tanpa menggunakan pemain asing. Jadi hanya mengandalkan pemain lokal saja,” kata Joko Susilo kepada Demonstran.com, saat ditemui seusai gelar latihan sore ini, Jum’at (19/3).

Joko menjelaskan, manajemen dan jajaran staff kepelatihan sengaja menyisakan slot pemain untuk asing lantaran tak mau terburu-buru dalam menentukan siapa pemain asing yang akan diambil.

Menurutnya, ia tak mau mengulang kesalahan yang sama seperti di tahun sebelumnya yang terburu-buru dalam menentukan pemain asing, yang diharapkan langkah tersebut lebih efisien.

Lebih lanjut, Gethuk, sapaan akrab pelatih asal Cepu Jawa Tengah ini mengungkapkan jika kondisi fisik pemain juga menjadi sorotan lantaran belum sepenuhnya maksimal.

“Kita tahu sendiri, persiapan yang kita lakukan sangatlah minim. Di mana kita baru gelar latihan kurang lebih dua mingguan. Di sisi lain kondisi pemain juga pasca libur panjang akibat pandemi Covid-19 melanda Tanah Air”.

“Jadi jelas, kondisi fisik pasti ya begitu itu belum maksimal. Akan tetapi, kita akan berusaha semaksimal mungkin guna mendapatkan hasil terbaik di Piala Menpora nanti,” ungkapnya.

Sementara itu, menyangkut kondisi fisik ini juga dibenarkan oleh pelatih fisik Persik Kediri Dimas Agus Prasetyawan yang menyebut jika kondisi fisik pemain masih diangka 70 persen.

Kondisi pasca libur panjang kompetisi hingga mepetnya persiapan menjadi faktor utama kondisi fisik pemain belum dalam kondisi 100 persen dalam berlaga di turnamen Piala Menpora.

Akan tetapi, ia mengaku sudah berusaha semaksimal mungkin dalam meningkatkan kondisi fisik pemain.

“Kita tidak bisa memberikan porsi latihan fisik yang berat di dua minggu itu. Sebab, ini justru akan membuat kondisi pemain alami cedera lantaran terlalu memaksakan kinerja otot dalam kondisi hight. Jadi kita telah maksimal dalam memberikan metode pelatihan terhadap pemain yang kita padukan dengan teknik dan juga taktik,” ujarnya.

“Jadi kondisi fisik maksimal per hari ini ya hanya sampai 70 persen. Dan saya yakin ini juga dialami oleh tim lain,” bebernya.

Agung menambahkan, dalam kondisi seperti itu sebenarnya juga rawan terhadap cedera. Diantaranya akan menyerang pada otot tendon pemain yang mengakibatkan cedera pada ankle pemain hingga hamstring dan juga ACL, HCL.

Akan tetapi, ia berharap agar semua hal buruk tersebut tak terjadi.