SURYA.CO.ID, KEDIRI - Sejumlah elemen masyarakat berharap taman-taman yang ada di Kota Kediri segera dibuka dengan pembatasan dan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
Retno (35) salah satu guru TK di Kota Kediri berharap pembukaan taman kota untuk aktivitas terbatas masyarakat sudah saatnya mulai dilakukan.
"Sekolah kami biasa melakukan pembelajaran outdoor. Biasanya lokasinya di taman yang ada di Kota Kediri," ungkap Retno, Senin (15/3/2021).
Namun semenjak awal Pandemi Covid 19, kegiatan pembelajaran tatap muka dihentikan dan digantikan pembelajaran daring atau online.
Bagi anak-anak usia TK, pembelajaran daring kurang sesuai dengan anak-anak yang biasa belajar dengan bermain.
"Kami berharap taman-taman di Kota Kediri segera dibuka lagi untuk kegiatan edukasi terbatas," harapnya.
Aspirasi senada juga disampaikan Ningsih (40) yang berharap Pemkot Kediri mulai memberikan kelonggaran untuk aktivitas publik terbatas.
"Kami biasa mengajak anak-anak bermain di Taman Hutan Kota atau bermain sepeda BMX di Taman Brantas. Namun sudah setahun ini aktivitas bermain hanya di rumah saja, anak-anak sudah mulai bosan," ungkapnya.
Sementara Didik Catur, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri saat dikonfirmasi menjelaskan, pihaknya memohon maaf taman-taman di Kota Kediri masih ditutup.
"Taman kami tutup untuk mengurangi orang berkumpul dan penyebaran Covid 19. Kalau ada yang masuk ke taman pasti tanpa izin dan akan ditegur," ungkapnya.
Sejauh ini pihak DLHKP masih belum ada rencana membuka kembali taman kota meski kegiatan PPKM skala mikro nanti selesai.
"Sekarang belum ada perintah lebih lanjut," jelasnya.
Di Kota Kediri saat terdapat sejumlah taman yang representatif untuk kegiatan wisata keluarga. Sebelum Pandemi taman kota selalu ramai pengunjung.
Di antaranya, Taman Brantas, Taman Sekartaji, Taman Hutan Kota, Taman Tempurejo, Taman Ngronggo dan Taman Alun- Alun Kota Kediri.
"Meski ditutup tetap dilakukan maintenance (perawatan) untuk keberlangsungan taman," jelasnya.
Selama ditutup juga dilakukan perbaikan dengan mengganti dan memperbaiki tempat duduk yang berkarat serta menambah tanaman.
Selain itu dilakukan pemupukan tanaman, mengganti paving termasuk mengganti pohon. Perbaikan ini dilakukan di Taman Brantas.
Sejauh ini pihak Pemkot Kediri baru memperbolehkan kegiatan di taman kota untuk kegiatan shooting film edukasi.
Namun yang datang diwajibkan menjaga protokol kesehatan dan jumlah dibatasi.
Sedangkan kegiatan untuk kelompok komunitas masih belum diperkenankan.