Kediri (ANTARA) - Kelurahan Banjarmlati, Kota Kediri, Jawa Timur, berhasil "menghijaukan" lingkungan, yang artinya nihil dari kasus COVID-19.
"Nihil kasus, 35 RT di Kelurahan Banjarmlati telah dinyatakan sebagai zona hijau," kata Kepala Kelurahan Banjarmlati Nanang Jumari di Kediri, Kota Kediri, Jumat.
Kelurahan Banjarmlati, Kota Kediri pascapenerapan PPKM skala mikro ini dilakukan, seluruh wilayah kelurahan memang telah berubah menjadi zona hijau.
Untuk pemenuhan gizi, di kelurahan ini juga terdapat budi daya sayuran hidroponik. Sayuran tersebut menjadi salah satu pemenuhan gizi warga masyarakat Kelurahan Banjarmlati untuk memperkuat imun.
Lebih lanjut, Nanang mengatakan bahwa peran masyarakat secara swadaya juga memberikan andil yang besar untuk menekan kasus COVID-19 di Kelurahan Banjarmlati.
"Setiap RT punya alat semprot disinfektan, jadi mereka bisa secara rutin melakukan penyemprotan sekaligus memastikan dan mengedukasi warga setempat untuk mematuhi protokol kesehatan," ujar dia.
Selain itu, masyarakat secara sukarela dengan dikoordinasi oleh masing-masing Ketua RT memberikan sumbangan berupa bantuan makanan apabila ada warga yang tengah terpapar COVID-19 diluar bantuan yang diberikan oleh pemerintah.
Walaupun semua di kelurahan ini telah dinyatakan hijau, pihaknya tetap meminta kepada seluruh masyarakat supaya tidak lengah.
"Protokol kesehatan tetap harus dijalankan dengan tertib, karena dengan itu insya Allah kita bisa terhindar dari COVID-19," ujar dia.
Sementara itu, Kapolres Kediri Kota AKBP Eko Prasetyo menilai pelaksanaan PPKM mikro di Kelurahan Banjarmlati yang telah menuai keberhasilan.
Ia mengungkapkan upaya penanganan yang dilakukan oleh Kelurahan Banjarmlati bersinergi dengan tiga pilar sangat bagus.
"Saya sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan ini, terbukti seluruh wilayah RT di Kelurahan Banjarmlati ditetapkan sebagai zona hijau, ini perlu dipertahankan," kata AKBP Eko Prasetyo.
Kasus COVID-19 di Kota Kediri hingga Kamis (11/3) mencapai 1.217 yang terkonfirmasi positif COVID-19. Terdapat satu orang yang masih dirawat, 1.097 orang telah sembuh, dan 119 orang telah meninggal dunia.

