16 Ribu Pegawai Divaksin, Wali Kota Kediri Targetkan Tuntas Akhir Maret

Kediri Dalam Berita | 26/02/2021

Surya

 
surya/didik mashudi
 
Wali Kota Kediri, Abu Bakar meninjau vaksinasi anggota Satpol PP di RSUD Gambiran, Kamis (25/2/2021).


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengungkapkan, sasaran penerima vaksin tahap kedua ditujukan untuk petugas pelayanan publik meliputi pelayanan di kecamatan, kelurahan, Satpol PP, BPBD, Pemadam Kebakaran dan dari unsur TNI/Polri.

Dikatakan Abu Bakar, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Kediri untuk tahap ke dua ini, pihaknya sudah menghimpun 16.000 sasaran.

“Alhamdulillah Kota Kediri bisa mengadakan vaksinasi tahap kedua yang pertama. Untuk Satpol PP hari ini jumlahnya ada 230 orang," jelas Abu Bakar usai meninjau vaksinasi anggota Satpol PP di RSUD Gambiran, Kamis (25/2/2021).

Untuk pelayanan publik di Kecamatan Mojoroto ada 212 orang baik pelayanan di kelurahan maupun kecamatan. "Mereka kita dahulukan karena setiap harinya memberikan pelayanan dan bertemu langsung masyarakat. Lalu juga Dispendukcapil maupun dinas-dinas lain yang pelayanan itu akan kita dahulukan,” jelasnya.

Dengan adanya 16.000 sasaran, maka harus menghitung stok vaksin. Karena jumlah vaksin yang diterima masih terbatas, maka sasaran akan dilakukan bertahap.

“Vaksinasi tahap kedua ini datanya ada 16.000, namun jumlah vaksin yang dikirim oleh pusat baru cukup untuk 9.000. Jadi ada kekurangan 7.000, nanti akan kita ikutkan ke tahap-tahap berikutnya," tambahnya.

Diharapkan vaksin berikutnya jumlahnya lebih banyak lagi. Karena vaksin yang diberikan pemerintah pusat untuk Kota Kediri lumayan banyak serta fasilitasnya sudah cukup bagus.

Walikota menargetkan vaksinasi tahap kedua akan selesai awal Maret 2021. “Targetnya seminggu selesai, artinya ini lebih cepat dari sebelumnya. Apalagi dilakukan di banyak tempat, di tiga kecamatan, enam rumah sakit, dan sembilan puskesmas serta dimungkinkan tambahan kegiatan vaksinasi mobile di lokasi-lokasi tertentu," jelasnya.

Sehingga diharapkan pemerintah pusat memberikan vaksin lebih banyak sehingga bisa mempercepat vaksinasi di Kota Kediri. "Saya juga mohon doa kepada masyarakat supaya ini berjalan dengan lancar dan Insya Allah tahap-tahap berikutnya adalah ke lansia dan terus merambah ke masyarakat,” ujarnya.

Sesuai petunjuk teknis yang diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan, Nomor HK.02.02/4/1/2021, para penerima vaksin harus melewati beberapa tahapan mulai dari registrasi dan proses skrinning untuk memastikan kondisi kesehatan tubuh.

Jika dinyatakan lolos skrinning, maka penerima akan langsung divaksinasi Covid-19. Selanjutnya penerima vaksin diharuskan menunggu selama 30 menit untuk diobservasi guna mengantisipasi adanya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).