TIMESINDONESIA, JAKARTA – Manajemen Persik Kediri akhirnya memutuskan untuk tidak menggunakan jasa Budi Sudarsono di kompetisi Liga 1 2021 mendatang. Hal itu setelah manajemen Persik tidak memperpanjang kontrak Budi Sudarsono.
Manajer Persik Kediri Syarif Hidayatullah mengatakan, keputusan tersebut sudah dibicarakan oleh manajemen. Pihaknya telah mengevaluasi banyak hal soal persiapan Persik di Liga 1.
"Salah satunya adalah tim pelatih yang kami evaluasi," ujarnya.
Untuk kompetisi musim ini, Syarif mengungkapkan, Persik ingin mengembalikan posisi tim pelatih sesuai yang diminta saat club licensing AFC. Yakni, menunjuk pelatih kepala dengan lisensi AFC Pro.
"Kita mau penuhi dari awal, sehingga tidak ada pekerjaan rumah di belakang," ungkapnya.
Kiprah Budi Sudarsono bersama Persik hanya berlangsung enam bulan. Dia menggantikan peran Joko Susilo yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih Persik.
Budi Sudarsono mengaku legowo dengan keputusan itu, dia menyampaikan pesan khusus bahwa Persik harus bisa meraih kejayaan. Semoga lebih maju dalam hal apapun," harap pelatih asli Ngino, Plemahan, Kabupaten Kediri ini.
Dia menambahkan, yang terpenting lagi adalah menciptakan pemain muda. Budi berpesan agar Persik Kediri tidak melupakan regenerasi pemain. "Jangan dilupakan regenerasinya. Harus tetap jalan," pesan Budi Sudarsono.