Dari Level Kota sampai RT, Musrenbang 2021 Kota Kediri Digelar Online

Kediri Dalam Berita | 09/02/2021

Surya

 
surya/didik mashudi
 
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Kediri, Edi Darmasto.


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SURYA,CO.ID, KEDIRI - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Kediri tahun ini dilaksanakan secara daring dengan kombinasi tatap muka. Termasuk kegiatan Musrenbang Kecamatan dan Musrenbang Kelurahan juga dilaksanakan secara daring.

Edi Darmasto, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kediri menjelaskan, Musrenbang dilakukan secara daring mulai 8 Februari sampai 28 Maret 2021. “Ada sejumlah hal yang mengalami perubahan terkait mekanisme pelaksanan Musrenbang," ungkap Edi, Senin (8/2/2021).

Dijelaskan, perubahan tersebut di antaranya, kalau tahun sebelumnya usulan bersifat bebas, maka setelah 2020 usulan mengacu pada menu. Selain itu, penggunaan Sistem Informasi Manajemen Perencanaan Pembangunan Daerah (SIMPPD) diganti dengan Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD).

“Untuk pelaksanaan tatap muka berubah menjadi pelaksanaan kombinasi online dan tatap muka," jelasnya.

Sementara untuk tahapan Musrenbang masih sama. Musrenbang diawali rembug warga yang dilaksanakan di tingkat RT, kemudian diikuti dengan pra-Musrenbang yang digelar setingkat RW.

Setelah itu Musrenbang berlanjut ke tingkat Kelurahan. “Poin penting yang harus diperhatikan seperti pelaksanaan dilakukan online, jika terpaksa tatap muka pastikan penerapan protokol kesehatan dilakukan dengan ketat," tandasnya.

Peserta Musrenbang berasal dari perwakilan RW dan stakeholder di tingkat kelurahan (sekolah, puskesmas, perwakilan perempuan, dll. Sedangkan untuk usulan, paling banyak 9 usulan untuk 3 bidang, mengacu menu usulan. “Hasil muskel selanjutnya diinput pada SIPD, 1 hari setelah muskel," tambahnya.

Pasca musyawarah tingkat kelurahan, dilanjutkan tingkat Kecamatan yang dilaksanakan secara daring. “Pada tingkat kecamatan nanti, sebelum pelaksanaan wajib melakukan verifikasi, kemudian menyepakati prioritas kelurahan," jelasnya.

Sedangkan untuk hasil musyawarah kecamatan disampaikan ke Bappeda tiga hari setelah pelaksanaan.

Edi juga menginformasikan, kelurahan bakal mendapatkan edukasi tentang penggunaan SIPD. “Karena ini termasuk sistem baru, jadi kami akan memberi pengawalan termasuk mengedukasi cara penggunaan SIPD," tambahnya.

Diharapkan pelaksanaan Musrenbang tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan usulan-usulan yang bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat.