vaksin akan diberikan pada rentang usia 18-59 tahun. (foto:istimewa)
AGTVnews.com – Kota Kediri mendapatkan alokasi vaksin Covid-19 pertama sebanyak 3.435 orang. Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kesehatan Kota Kediri sudah menyiapkan 9 Puskesmas dan 6 rumah sakit sebagai tempat penyelenggaraan vaksin.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Kediri, dr fauzan Adima mengatakan, tidak hanya menyediakan tempat untuk pelaksanaan vaksin, namun pemkot sudah menyiapkan sasaran vaksin.
Untuk tahap pertama, ada sekitar 5.320 orang yang menjadi sasaran vaksin Covid-19. Sasaran ini terdiri tenaga kesehatan dan pendukung tenaga kesehatan. Tahap pertama rencananya akan akan diselenggarakan pada tanggal 14 Januari hingga April 2021.
“Info terakhir untuk tahap pertama, Kota Kediri dapat alokasi 3.435 orang,” ucap Fauzan.
Sasaran vaksin adalah bagi mereka yang sudah terdaftar dengan rentang usia antara 18-59 tahun. Penerima vaksin nanti akan menerima penjelasan tentang vaksin Covid-19 dan juga menandatangani surat persetujuan untuk vaksin.
“Tidak perlu khawatir dengan vaksin Covid-19 ini. Vaksin tersebut sudah lolos uji klinis sehingga mempunyai tingkat keamanan, efikasi, dan imonogenisitas tinggi. Vaksin yang akan digunakan sudah melalui proses sesuai dengan prosedur,” imbuh Fauzan.
Dinkes Kota Kediri juga menetapkan orang yang tidak boleh divaksin Covid-19. Mereka yang memiliki riwayat penyakit epilepsi/ayan dan gangguan syaraf lainnya tidak diperbolehkan untuk mendapatkan vaksin Covid-19.
Selain itu, bagi orang yang telah menerima imunisasi jenis lain dalam sebulan terakhir atau akan menerima imunisasi dalam 1 bulan ke depan, tidak diperbolehkan mendapatkan vaksin. Sementara itu bagi orang yang berencana akan pindah domisili sebelum jadwal imunisasi selesai tidak mendapat vaksin.
Beberapa tempat yang sudah disiapakan Pemkot Kediri untuk tempat vaksin Covid-19 yakni, RSUD Gambiran, RS Bhayangkara, RS Baptis, RS Muhammadiyah, RS Lirboyo, dan RS DKT. Semua tempat sudah siap, termasuk tenaga vaksinator dan juga sarana dan prasarana.
