Menyoal Persepsi Angker Kuburan Dempul, Ini Penjelasan Camat Mojoroto

Kediri Dalam Berita | 01/01/2021

detikNews

kuburan dempulNisan di kuburan Dempul yang nyaris tertutup tanaman liar (Foto: Andhika Dwi Saputra)

Kediri - 

Kuburan Dempul di dekat Pondok Pesantren Lirboyo Kediri mendapat kesan dari masyarakat sebagai kuburan angker. Camat Mojoroto Kota Kediri memberikan penjelasan dan imbauan kepada warga.

Camat Mojoroto Kota Kediri Bambang Tri Lasmono yang kebetulan menjadi penanggung jawab wilayah Kelurahan Lirboyo lokasi makam Dempul menjelaskan keberadaan makam Dempul memang diperuntukkan bagi jenazah atau jasad tanpa identitas dari RSUD Gambiran.

"Jadi memang makam Dempul itu merupakan sebuah tanah makam untuk mereka jasad tanpa identitas dikubur. Kebetulan lokasinya ada di sekitar Pondok Pesantren Lirboyo Kediri," ujar Bambang kepada detikcom, Jumat (18/12/2020).

Disinggung mengenai kebenaran soal asal nama Dempul yang hampir sama dengan dengkul dalam Bahasa Jawa yang berarti lutut, di mana jasad Mr X atau Mrs X yang dimakamkan hanya dikubur dengan galian tanah setinggi lutut orang dewasa, Bambang membantahnya.

"Itu kan hanya cerita orang dan konon katanya, karena jasad yang dikuburkan tidak memiliki identitas dan tak ada yang mengakui, maka seolah olah dimakamkan dengan liang lahat setinggi lutut. Padahal tidak demikian, ya dimakamkan sesuai aturan dan cara memakamkan seperti orang lainnya," imbuh Bambang.

Bambang juga berpesan kepada para warga yang menganggap keangkeran makam Dempul, diharap justru ikut menjaga dan mendoakan arwahnya dengan baik, bukan dengan melakukan hal-hal di luar kewajaran di lokasi kuburan Dempul, karena dapat mempengaruhi dan mengganggu kaidah agama.

"Saya juga berpesan bahwa makam dempul ini sangat dibutuhkan bagi proses pemakaman jenasah tak beridentitas. Kalau ada warga yang mengetahui keangkeran justru memanfaatkannya untuk kegiatan negatif, saya harap dihentikan karena khawatir dapat mengganggu kaidah keimanan kita," pungkas Bambang.

Kuburan Dempul tidaklah sama dengan kuburan umum. Di sini letak batu nisan sebagai penanda kubur ditanam sporadis. Sebagian tertulis sebagai Mr X alias orang tak dikenal.