Covid-19 Turunkan Konsumsi, PKK Kota Kediri Gelontor Bantuan Paket Ikan untuk Balita

Kediri Dalam Berita | 03/12/2020

Surya

 
surya/didik mashudi
 
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kediri, Ferry Silviana Feronica menyerahkan bantuan paket menu ikan untuk balita di Posyandu Kelurahan Balowerti, Rabu (2/12/2020)



 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri bersama PKK Kota Kediri memberikan 40 paket menu ikan untuk Posyandu di Kelurahan Balowerti, Kecamatan Kota, Rabu (2/12/2020).

Bantuan paket ikan itu merupakan upaya mendorong kembali penyerapan asupan makanan bergizi secara optimal untuk warga Kota Kediri.

Sekretaris DKPP Kota Kediri, Asri Andaryati mengatakan bahwa mewabahnya Covid-19 memang berdampak pada menurunnya penyerapan hasil ikan di Kota Kediri, termasuk penyerapan di restoran dan hotel.

“Sekarang untuk mendapatkan ikan-ikan yang bagus lebih mudah, maka kita harus kembali konsumsi ikan,” kata Asri.

Hasil pantauan DKPP, masyarakat Kota Kediri juga belum memprioritaskan ikan sebagai konsumsi utama. Apalagi selama pandemi, menu ikan semakin jauh dari prioritas padahal dalam ikan terkandung nutrisi yang bagus, khususnya untuk balita.

Sementara Ferry Silviana Feronica selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kediri mengemukakan, kehidupan dua tahun pertama balita sebenarnya sangat bagus. Terutama terkait manfaat maksimal penyerapan gizi melalui konsumsi ikan pada anak-anak.

"Kalau (gizi) sudah telanjur buruk, sudah tidak bisa dikejar. PKK ingin ambil bagian dalam peningkatan kualitas gizi balita, agar anak-anak Kota Kediri tumbuh sehat berkualitas,” ungkap Silviana saat membagikan paket menu ikan.

Paket yang dibagikan itu berisi nasi dan rolade salmon untuk menu balita. Pembagiannya diterima oleh 5 orang perwakilan balita agar tidak menimbulkan kerumunan.

Silviana yang juga Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) menjelaskan, Kota Kediri pernah menempati ranking terbawah dalam angka konsumsi ikan. Namun saat ini Kota Kediri sudah jauh melesat dengan berbagai program, termasuk pembagian menu ikan di Posyandu.

Pembagian paket menu ikan di Posyandu ini sudah ketiga kalinya dilakukan. Ada 9 Posyandu sudah menerima paket serupa dengan total 330 paket. Tim memberikan paket setiap Rabu dan Sabtu.

“Selama pandemi tidak ada kegiatan Posyandu, namun tim melakukan kunjungan dari rumah ke rumah,” jelas Ismi, salah seorang kader kesehatan.

Paket ikan tersebut diharapkan bisa menambah gizi balita dan menginspirasi para ibu untuk menambahkan menu ikan dalam asupan gizi balita. Variasi olah ikan tidak hanya digoreng, misalnya dibikin rolade dan masakan lain sehingga balita tertarik untuk makan.