TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Kapten Persik Kediri Faris Aditama memilih usaha ternak burung lovebird sambil menunggu jeda kompetisi Liga 1.
Menurut pria yang akrab disapa Faris ini, saat jeda kompetisi Liga 1 ini, dirinya memikirkan bagaimana mendapatkan penghasilan lain untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
Pasalnya PSSI secara resmi tetapkan aturan baru soal gaji pemain yang dipotong hingga 75% dari nilai kontrak hingga bulan Desember 2020.
Hingga akhirnya ia berpikir untuk mencoba usaha ternak burung Lovebird sambil memikirkan usaha lainnya di tengah jeda kompetisi liga 1.
"Sudah memulai sekitar satu tahun yang lalu berawal dari hobi saja sebenarnya. Tetapi akhirnya saya tertarik untuk coba ternakkan anakan burung Lovebird ini," katanya Faris pada TribunJatim.com, Selasa (24/11/2020).
Saat ini jumlah burung Lovebird yang diternakkan Faris Aditama total ada 6 pasang.
Hal ini masih sedikit karena ia masih baru mencoba.
"Kalau satu burung ini bisa dijual kisaran 600-2 juta rupiah tergantung jenis dan kondisinya," ungkapnya.
Selain itu menurut Faris Aditama merawat burung lovebird tidak membutuhkan banyak biaya yang dan terbilang mudah.
Hal itulah yang buat bapak dua anak ini memilih untuk melakukan usaha ternak burung Lovebird.
Sementara saat disinggung mengenai pemotongan gaji yang mencapai 75 persen, Faris mengaku bisa memahami kondisi ini.
"Tentu kalau sebagai pemain, kami harus pahami Kondisi ini. Karena kalau tidak begitu klub bisa bangkrut. Mereka juga tak punya penghasilan lain selama jeda kompetisi ini," ujarnya.
Faris berharap Kompetisi Liga 1 benar-benar diselenggarakan pada bulan Februari 2021.
"Kalau Kompetisi jalan semua roda ekonomi masyarakat akan bergerak mulai klub, pemain dan masyarakat kecil lainnya," pungkasnya.