Wali Kota Kediri Harapkan Potensi Perumda Tirta Dhaha Terus Berkembang

Kediri Dalam Berita | 14/11/2020

Wali Kota Kediri beri arahan kepada staff dan karyawan PDAM Tirta Daha untuk lebih meningkatkan SDM dan kinerjanya . (foto: istimewa)

AGTVnews.com – Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar memberikan pengarahan dalam pembinaan motivasi kerja peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan kinerja, Kamis (12/11/2020). Motivasi kerja ini disampaikan pada 98 karyawan Perumda Air Minum Tirta Dhaha Kota Kediri.

Wali Kota Kediri mengatakan selama ini telah memperhatikan kinerja PDAM Tirta Dhaha. Menurutnya kinerja PDAM Tirta Dhaha Kota Kediri juga sudah berjalan dengan bagus. Namun ada beberapa hal yang tetap harus ditingkatkan.

“Alhamdulillah teman-teman di sini membuktikan kinerjanya juga berjalan dengan baik. Air di Kota Kediri ini mudah didapatkan dan airnya relatif jernih, bersih. Tugas teman-teman yaitu potensi di Perumda Air Minum Tirta Dhaha harus dimanfaatkan dengan baik. Saya ke depan titip pesan bahwa PDAM Tirta Dhaha itu harus dikembangkan terus,” tuturnya.

Wali Kota juga memberikan semangat serta motivasi dan mengajak kepada seluruh karyawan PDAM Tirta Dhaha agar dapat bekerja secara teamwork.

“Tidak ada pekerjaan yang tidak sulit, semua pekerjaan itu sulit. Tidak ada pekerjaan yang tidak ada tantangan, semua ada tantangan. Jadi mari kita kerja baik-baik,” ucap Mas Abu.

Dalam kesempatan tersebut, wali kota juga menganjak PDAM Tirta Dhaha bisa berinovasi dengan mengembangkan air minum dalam kemasan ber-PH tinggi.

“Kemarin saya mengingatkan kepada PDAM kita mesti buat air di dalam kemasan yang ber-PH tinggi. Kita pasti bisa. Dikemas yang baik, cari merk apa yang kira-kira diucapkan enak. Nanti coba bikin dulu sedikit di lab kan dan didiskusikan. Asalkan harganya bersaing, manajemennya dijaga betul, kebersihannya dijaga betul. Itu nanti pasti akan ada nilai lebih dan bisa membesarkan PDAM dan berdampak pada karyawan juga,” ucap wali kota.

 

Sementara itu, Pjs Direktur PDAM Tirta Dhaha Kota Kediri, Anif Amri mengungkapkan, untuk memenuhi tuntutan pelayanan air bersih kepada masyarakat dibutuhkan peningkatan kualitas, kuantitas dan kontinuitas pelayanan terhadap pelanggannya.

“Adapun di bidang perencanaan yang sudah dilakukan dan masih terus perlu pengembangan yaitu penggunaan informasi GIS (geographic information system) dalam menentukan peta jaringan pipa serta untuk mengelola data yang memiliki informasi spasial,” jelasnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Eny Endarjati, dewan pengawas dan dewan pembina Perumda Air Minum Tirta Dhaha Kota Kediri.