Kediri, demonstran.com – Dua Pemain Persik Kediri yakni Dany Saputra dan Munhar ikuti ‘Kursus Kepelatihan lisensi C AFC’ yang diinisiasi oleh PSSI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Kursus kepelatihan tersebut dilaksanakan di Bali sejak 1 November hingga 16 November 2020 dan diikuti kurang lebih 26 peserta.
Kursus kepelatihan ini sendiri dilaksanakan dengan tujuan pengembangan di bidang kepelatihan di Tanah Air. Dengan semakin banyaknya jumlah pelatih yang ada di Indonesia diharapkan mampu menghasilkan serta meningkatkan potensi pemain di masa depan.
Dany Saputra, saat dihubungi melalui telepon mengaku senang dapat dipilih diantara sejumlah pemain oleh PSSI untuk mengikuti program kursus kepelatihan ini. Menurutnya, hal ini sangat bermanfaat bagi karirnya di masa depan.
“Kita tidak tahu, ke depan kita mau jadi seperti apa. Maka dari itu, selagi ada kesempatan, itu yang coba saya manfaatkan dengan baik. Termasuk di bidang kepelatihan,” ujarnya.
Lebih lanjut, eks pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22 di tahun 2012 tersebut berharap, dirinya dapat lulus dengan predikat baik di kursus kepelatihan ini.
Disinggung setelah selesai menjalani kursus kepelatihan ini apakah dirinya akan membuka sekolah kepelatihan sepakbola (SSB) di Kediri yang notabene merupakan daerah kelahirannya. Dany mengaku masih melihat situasi yang ada. Karena menurutnya, untuk membangun sebuah sekolah sepakbola perlu persiapan yang matang.
“Jadi saya kira perlu waktu untuk itu. Namun pemikiran untuk membangun SSB tersebut tentu ada ke depan,” ungkapnya.
Berikut daftar 26 nama peserta kursus kepelatihan Lisensi C AFC :
Rizky Pora, Barito Putera
Aditya Harlan, Barito Putera
Munhar, Persik Kediri
Dany Saputra, Persik Kediri
Deden Natsir, Persib
Agung Mulyadi, Persib
Hasyim Kipuw, PSM
Aditya Putra, Persikabo
I Gede Sukadana, PSS
Jefri Kurniawan, PSS
Sandi Firmansyah, PSIM
T.A Mushafry, PSIM
Achmad Jufriyanto, Bhayangkara FC
Asri Akbar, Persijap
Qischil Qandrum, Persekat
Rudiyana, Sriwijaya FC
Wimba Sutan, Semen Padang
Tinus Pae, Persipura
Boaz Solossa, Persipura
Siswanto, Bandung
Riyandi Ramadhana, Jakarta
Syamsul Chaerudin, Makassar
Hendra Nasir, Jakarta
Richard Kippuw, Semarang
Nanda Rahmadhani, Surabaya
Fatkhurohman, Jakarta.

