Jelang bergulirnya kembali liga 1 2020, awal bulan Oktober 2020 omzet penjualan jersey tim sepak bola Persik Kediri mengalami kenaikan.
Sejak dilaunching pada tanggal 19 September 2020 lalu, ada sekitar 400 lebih jersey Persik Kediri buatan Noij Sport Wear laku keras terjual di pasaran.
Untuk memenuhi kebutuhan jersey suporter Persik Kediri di wilayah Kabupaten Kediri, NOIJ produsen Jersey asal Malang membuka cabang store di jalan raya Pare - Kandangan.
Dikatakan Imam Wahyudi selaku Brand Manajer Noij Sport Wear, ada beberapa jenis kategori jersey yang sudah terjual di pasaran. Beberapa kategori jersey yang laku dijual via online tersebut di antaranya jersey tanding, suporter version, autentik replika, serta player isu.
Harga yang dijual bervariasi, start dari Rp 150.000 ribu - Rp 499.00 ribu. Dari 400 lebih jersey yang sudah laku terjual, kebanyakan pembelinya berasal dari kalangan suporter. Pembelinya tidak hanya di tingkat regional tetapi juga manca negara semacam Brunai Darussalam, Malaysia , serta Taiwan.
"Pembelinya juga ada yang dari luar negri seperti Brunai Darussalam, Taiwan dan Negri Jiran Malaysia. Mereka membeli dalam jumlah borongan, biar ongkirnya murah karena ditanggung bersama. Pada umumnya, mereka ini adalah suporter Persik Kediri yang bekerja di luar negeri sebagai TKI," terang Imam Wahyudi selaku Brand Manager Noij Sport Wear, Minggu (27/9/20) ditemui usai launching Store Noij Sport Wear .
Sementara itu disinggung terkait regulasi Liga yang tidak mengizinkan suporter klub untuk datang langsung memberikan dukungan ke stadion terkait pandemi Covid- 19, membuat pihak Noij Sport Wear harus menggenjot strategi penjualanya melalui medsos, lantaran tidak bisa langsung menjual di area stadion.
"Kalau mempengaruhi ya, memang mempengaruhi hanya saja kami tingkatkan melalui media sosial melalui promo atau bundling, sehingga tetap membeli produk ori," terang Kaleda Pramoda Wardani selaku Komisaris Utama PT. Noij Indonesia Global Store.

