SURYA.CO.ID, KEDIRI - Pemasangan fasilitas Wifi gratis untuk mendukung pendidikan di masa pandemi Covid-19 di Kelurahan Pakelan, mendapat apresiasi khusus dari Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar.
Secara khusus, Abu Bakar meninjau langsung kegiatan belajar anak-anak, dan menyumbangkan buku-buku di Kelurahan Pakelan, Kamis (24/9/2020). "Saya juga berikan buku-buku agar anak-anak tidak hanya melihat komputer,” jelas Mas Abu, sapaan wali kota.
Fasilitas WiFi gratis itu didapatkan anak-anak setelah Kelurahan Pakelan menggandeng donatur untuk sarana belajar. Malahan WiFi yang disiapkan telah tersebar di empat RT di Kelurahan Pakelan.
Menurut Ketua Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kelurahan Pakelan, Wiji Sulastri, masyarakat senang Pemkot Kediri merespons baik dengan meninjau langsung WiFi gratis serta memberikan bantuan buku.
“Karena sekarang belajarnya daring (online) banyak oran tua mengeluh. Selaku PPA saya prihatin dan kebetulan PPA ini punya empat kegiatan yaitu keagamaan, olahraga, pendidikan dan kesenian," ungkapnya.
Selanjutnya Wiji membicarakan dengan pihak donatur dan mereka bersedia memberikan dua WiFi dan diparalel menjadi empat titik masing-masing di RT6, RT7, RT8, dan RT9.
"Ada aturannya juga, setiap pukul 07.00 WIB sampai 13 WIB, WiFi diatikan dan kalau ada yang menggunakan ulangan sore baru diyalakan lagi. Senang sekali pemkot merespon baik dan ada donatur,” terangnya.
Maya, salah satu siswa SMPK Santa Maria bersyukur dengan fasilitas WiFi gratis untuk belajar. “WiFi gratis sangat membantu belajar daring. Meskipun yang memakai banyak tapi tetap lancar. Jadinya senang karena biaya orangtua untuk membelikan kuota jadi tidak banyak,” ujarnya.
Di Kantor Kelurahan Pakelan, terlihat anak-anak mengikuti belajar daring dari gurunya. Wali kota juga berdialog dengan salah satu guru secara daring di taman halaman kantor.
Dalam dialog, Mas Abu memberi masukan kepada guru agar proses belajar-mengajar tidak terlalu sering menggunakan video
“Kuota untuk video lumayan besar, kecuali dalam sehari hanya beberapa menit tidak apa-apa. Saya minta guru agar tidak memberi tugas terlalu banyak. Terima kasih kepada guru-guru selama pandemi ini terus mengajar anak-anak,” ujarnya.
Mas Abu juga mengungkapkan, di masa pandemi Covid-19 ini banyak gagasan yang dicurahkan untuk anak-anak. Salah satunya WiFi gratis untuk menunjang anak-anak belajar.
“Pemerintah pusat memberikan bantuan paket internet dan pemerintah daerah juga melalui dana BOS. Pak Lurah dibantu warga sangat luar biasa karena membuat WiFi gratis di empat titik yang bisa digunakan anak-anak di kampung dan mereka juga harus tetap menjaga jarak," ungkapnya.
Dikatakan, anak-anak adalah generasi cerdas sehingga perlu mendapatkan akses dan diawasi. "Tidak bisa kita los (lepas bebas). Tetep harus diawasi dengan baik,” jelasnya.
Di masa pandemi, jelasnya, minat belajar anak-anak semakin besar. Sehingga sekarang saat yang tepat untuk memasukkan ilmu dan anak-anak punya waktu belajar mempelajari banyak hal.
“Saya titip pesan kepada anak-anak yang mungkin ingin belajar masak, bahasa Inggris, ngaji atau apapun boleh. Sehingga saat pandemi selesai, kita punya ilmu yang lebih," harapnya.