Kediri, koranmemo.com — Dua siswa SD Negeri Kota Kediri berhasil meraih medali perunggu dalam kejuaraan tingkat nasional yang dilaksanakan melalui sistem dalam jaringan (daring). Mereka adalah Alvina Keoni Nirwasita (8) siswi kelas 2 SD Negeri Bandar Kidul 2 dan Afwa Nadia Azzahwa (7) siswi kelas 1 SD Negeri Mojoroto 1.
Kejuaraan yang digelar Pengurus Cabang (PC) Persatuan Senam Indonesia (Persani) Kabupaten Cilacap ini dengan tajuk The 1st Cilacap Rhythmic Gymnastics Online Open Championship Series 2020 atau kejuaraan senam ritmik daring terbuka 2020. Para peserta pun dari beberapa daerah bahkan beberapa dari pulau Kalimantan, Sumatera, Bengkulu, dan Bangka.
Pelatih Senam Nomor Ritmik, Siti Mudrika mengatakan, kejuaraan daring ini memerlukan proses yang cukup panjang. Misalnya untuk pembahasan lomba dan penilaian. “Di kejuaraan ini ada 4 kategori, kami mengirimkan beberapa atlet di dua kategori berbeda. Ternyata, 2 atlet junior berhasil lolos dan mendapat juara 3 kategori 3 beregu,” ujarnya, Jumat (11/9).
Bukan proses kejuaraan saja yang menguras tenaga, pelatih, atlet, dan orangtua pun harus memutar otak untuk menjaga kesehatan selama proses latihan. Beruntung, dalam kejuaraan ini atlet tidak diwajibkan menggunakan alat, karena kejuaraan cabang olahraga (cabor) senam ini hanya teknik tangan kosong atau free hand.
Dengan demikian, para atlet lebih mengutamakan teknik serta gerakan senam yang kemudian direkam dan dikirim untuk proses penjurian. “Jadi ada istilah body difficulty, ini menuntut atlet menampilkan gerakan-gerakan dengan tingkat kesulitan berbeda. Gerakan ini juga dibarengi dengan dance step,” tuturnya.
Menurut Mudrika, kejuaraan seperti ini perlu digalakkan, mengingat saat ini hampir semua kegiatan kejuaraan ditunda akibat pandemi Covid-19. Jika atlet tidak mendapat wadah untuk bertanding, dikhawatirkan teknik yang dipelajari akan sulit dipraktikkan. Terlebih lagi, banyak atlet muda dan baru bergabung di cabor senam.

