Ketua TP PKK Kota Kediri, gelar webinar pola pembelajaran jarak jauh agarmenyenangkan bagi anak dan orang tua. (foto: istimewa)
AGTVnews.com – Masa pandemi ini mengubah pola hidup masyarakat, termasuk cara anak-anak untuk belajar. Saat ini mereka menggunakan metode daring, sehingga peran orang tua sangat dibutuhkan dalam menunjang efektivitas belajar anak.
Menyikapi kondisi ini, Ketua TP PKK Kota Kediri Ferry Silviana Abu Bakar dan PKK Kota Kediri mengadakan Webinar Parenting tentang “Tips agar orang tua dan anak bersemangat mengikuti kelas daring”. Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta via zoom meeting, Senin (24/8).
Webinar ini menghadirkan narasumber yang cukup kompeten dalam pendidikan anak. Co Founder Sekolah Montessori Rumah Krucil, trainer filosofi montessori Indonesia, penulis buku Jatuh Hati pada Montessori dan juga praktisi pendidikan anak usia dini yaitu Vidya Dwina Pramita.
Ada beberapa hal yang dijelaskan oleh narasumber mengenai pembelajaran jarak jauh (PJJ), penyebab PJJ membuat orang tua dan anak stres, solusi yang bisa dilakukan oleh para orang tua agar anak tidak stres saat PJJ, lalu orang tua juga harus bisa mengelola emosinya dan setelah pandemi akan tumbuh generasi unggul.
Melalui Pembelajaran Daring Bisa Kuatkan Ikatan Orang Tua dan Anak
Salah satu narasumber webinar, Vidya Dwina Pramita mengatakan bahwa di situasi pandemi seperti sekarang ini tidak mudah bagi anak, karena harus melakukan pembelajaran jarak jauh.
Apalagi anak yang masih berusia 6 tahun pertama. Anak di usia itu peka terhadap keteraturan. Sehingga yang bisa dilakukan oleh orang tua adalah dengan membuat jadwal untuk anak.
Hal yang dapat dilakukan seperti membiasakan bangun pagi, bergerak untuk beraktivitas, mengajari anak untuk mempersiapkan sejak malam.
Selain itu orang tua juga harus menyiapkan ruang atau tempat khusus bagi anak, karena konsentrasi anak rentan berubah. Diusahakan anak harus dalam kondisi perut terisi dan tidur yang cukup.
Fokus utamanya saat ini bukan capaian akademik seorang anak, tetapi seberapa kuat bounding orang tua dengan anak.
Co Founder Sekolah Montessori Rumah Krucil ini juga berpesan kepada orang tua agar selalu berhati-hati dalam berucap dan berujar di depan anak. Jangan sampai anak merasa beban dan selalu ciptakan lingkungan keluarga yang menyenangkan.
“Mari kita tumbuhkan kesadaran, yang paling penting dalam pengasuhan anak adalah momen dewasa yang bersedia untuk belajar. Jadi bukan anak-anak yang harus mengerti kita, tapi orang tua yang harus banyak belajar,” tegasnya.
“Karena tidak mungkin pengasuhan berjalan dengan baik tanpa ilmu. Maka dari itu perlu adanya ilmu, pengetahuan, dan teman seperjalanan yang menyenangkan. Dan semoga PKK Kota Kediri bisa menjadi teman seperjalanan bagi orang tua sehingga bisa membuat rumah-rumah di Kota Kediri ini minim stres karena dari rumah yang bahagia dan minim stres nanti akan tumbuh orang-orang menyenangkan dan orang-orang yang kreatif,” ungkapnya.
Orang tua Harus Tetap Semangat dampingi Anak Belajar Jarak Jauh
Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kota Kediri mengatakan bahwa acara webinar ini merupakan acara yang sangat baik, karena dapat menumbuhkan kembali semangat para orang tua yang harus mendampingi anak pembelajaran jarak jauh selama pandemi Covid-19 ini.
“Kita saja capek apalagi anak-anak, kadang malah suka ke bolak-balik gitu. Kita sudah capek dan tidak mikirin anaknya, sehingga acara tadi bener-bener membuka wacana kita, bahwa sebagai orang tua itu memang harus banyak koreksi diri, harus banyak ngaca gitu ibaratnya,” ucapnya.
Bunda Fey berpesan kepada para orang tua untuk menjadi orang tua kreatif. Orang tua harus mengubah cara pandang karena orang tua sering juga keliru memposisikan anaknya. Lalu yang ketiga, orang tua tidak boleh menetapkan target yang tinggi kepada anak-anaknya.
“Yang terlalu tinggi yang sifatnya sangat-sangat akademis ternyata itu malah justru keliru. Nah itu kita jadi tahu dan segera koreksi diri ya, sehingga tercipta anak-anak kreatif, anak-anak yang memiliki tumbuh kembang baik, bahagia, karena anak berkualitas itu ternyata memang benar-benar dimulai dari rumah bukan dari mana-mana,” jelasnya.
