Kediri (ANTARA) - Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (BI) Kediri Sofwan Kurnia memberikan apresiasi kepada Kota Kediri dalam penanganan COVID-19, karena berhasil menekan penyebaran kasus virus corona di wilayah setempat.
"Pak Wali Kota berhasil menjaga warga dari penyebaran virus. Pak Abu paling bagus, saya senang sekali," kata Sofwan Kurnia di Kediri, Jawa Timur, Selasa (18/8).
BI kembali memberikan masker sebanyak 5.000 buah ke Pemkot Kediri. Sebelumnya, BI juga telah memberikan masker sebagai dukungan bagi program pemerintah untuk gerakan menggunakan masker.
"Sudah beberapa kali dengan warga Kota Kediri dan dengan Pak Abu (Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar) sudah kedua kali," kata Sofwan.
Pemberian masker tersebut bersamaan dengan pemberian uang pecahan baru Rp75.000 yang dibentuk menjadi suvenir. Pemberian dilakukan di Balai Kota Kediri. Diharapkan, masker memberikan semangat baru untuk warga Kota Kediri agar semakin bersemangat dalam menyambut adaptasi kebiasaan baru.
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyebut gerakan untuk menggunakan masker turut mendorong ekonomi perajin tenun di Kota Kediri, berputar saat masa pandemi COVID-19.
"Kita ada program Jatim bermasker. Pak Presiden juga inginkan semua lini sosialisasikan dan edukasi pentingnya bermasker. Sekarang ini PKK, saya (Pemkot Kediri), polisi, tentara, BI sosialisasikan bermasker," kata Wali Kota.
Ia menambahkan Bank Indonesia juga menggandeng para perajin tenun ikat di Kota Kediri. Tenun merupakan kain tradisional khas dari Kota Kediri.
"Kebetulan BI sekarang ini menggandeng tenun ikat Kediri. Ini memesan supaya ekonomi berputar. Sama dengan Pemkot Kediri, pesannya tenun ikat dan penjahitnya Kediri. Ini alasan supaya dengan sosialisasi masker kita juga gerakkan perekonomian. Ini hal yang sangat positif menurut saya di tengah pandemi," ujar dia.
Wali kota juga mengungkapkan BI telah beberapa kali memberikan bantuan masker untuk warga Kota Kediri. BI juga merupakan penasihat baginya di bidang ekonomi, sehingga dalam membuat program dikerjakan bersama-sama.
"BI ini bukan hanya kali ini, tapi sudah berkali-kali sosialisasi bermasker sampai sekarang," katanya.
Di Kota Kediri, Satgas Penanganan COVID-19 mendata, hingga kini jumlah warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Kota Kediri mencapai 126 orang. Dari jumlah itu, sembilan orang masih dirawat, tiga orang dipantau, 110 orang sudah sembuh, dan empat orang lainnya telah meninggal dunia.

