Disambangi Wali Kota Kediri, Veteran Kemerdekaan Ingatkan Anak Muda untuk Terus Berjuang

Kediri Dalam Berita | 18/08/2020

tribunnews

 
surya/didik mashudi
 
Wali Kota Kediri (kiri) mendengarkan penutusan sejarah perjuangan dari salah seorang pejuang sekaligus perintis kemerdekaan saat peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2020)



 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Berjuang setelah menapaki kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, tidak boleh berhenti. Melainkan harus terus berjuang dan semakin bersemangat untuk membangun negara yang diraih dengan air mata dan darah.

Pesan-pesan khusus itu disampaikan kepada Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar saat mengunjungi perintis kemerdekaan, veteran dan para janda perintis kemerdekaan, usai upacara peringatan Kemerdekaan RI ke-75 di Kota Kediri, Senin (17/8/2020).

Salah satunya adalah Hendrik Adolf Leonard Unwaru, salah satu perintis kemerdekaan di Kelurahan Lirboyo. Hendrik mengaku bangga dan senang Wali Kota Kediri berkunjung ke kediamannya tepat di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Hendrik juga berpesan agar generasi muda lebih semangat dan lebih baik lagi. Karena kemerdekaan yang dilalui sekarang, tidak dicapai dengan mudah melainkan melalui perjuangan yang berat.

“Saya bangga dan senang sekali Pak Wali Kota datang ke sini. Untuk generasi muda sekarang harus lebih maju lagi. Karena kalau zaman kami hidupnya serba kekurangan. Masih celana pendek, cekeran, jalan belum aspalan. Jadi anak-anak sekarang harus semangat dan lebih maju,” pesan Hendrik.

Abu Bakar mengungkapkan, pemberian tali asih kepada para pejuang merupakan kegiatan rutin di tanggal 17 Agustus. Biasanya kegiatan diadakan di balai kota, tetapi karena pandemi maka pemkot yang berinisiaitf bersilaturrahim ke rumah para pejuang.

"Kami mendoakan pahlawan yang mendahului kita amal ibadahnya diterima dan mudah-mudahan dicatat sebagai amal jariyah yang luar biasa. Saya tidak bisa membalas apa-apa yang bisa kita lakukan ya silaturahim seperti ini,” ujar Abu Bakar.

Diungkapkan, dengan silaturahim banyak hal yang dapat diteladani dari cerita para pejuang. Salah satunya adalah nilai perjuangan yang dapat dijadikan motivasi generasi muda.

“Mereka bercerita kepada kami bahwa perjuangannya bukan perjuangan yang biasa. Bukan hanya air mata tetapi darah juga. Mudah-mudahan bisa lebih memotivasi kami untuk terus berjuang lebih keras supaya kita bisa memajukan Kota Kediri dan anak-anak muda bisa memajukan Indonesia," harapnya.

Selain pemberian tali asih, veteran, perintis dan janda perintis kemerdekaan juga mendapatkan paket sembako berisi beras, minyak goreng, makanan kaleng, mie instan dan nutrisi untuk lansia berupa susu.