Kediri, demonstran.com – Adanya regulasi baru dari penyelenggaraan lanjutan kompetisi shopee Liga 1, yang rencananya akan kembali digelar pada 1 Oktober 2020. Membuat tim kesebelasan Persik Kediri harus mencari tambahan pemain di usia muda.
Pasalnya, bila regulasi baru tersebut benar diberlakukan, maka mengharuskan setiap peserta kompetisi harus menerjunkan setidaknya dua pemain di usia 20 tahun semenjak kick off tanda dimulainya pertandingan.
Sedangkan, bila berkaca pada kondisi Persik Kediri saat ini, tim berjuluk Macan Putih itu hanya memiliki satu pemain saja kategori usia tersebut yakni Jordan Zamorano. Alhasil, Persik Kediri harus memiliki slot tambahan pemain di usia tersebut.
“Ya, adanya regulasi baru tersebut, membuat Persik Kediri setidaknya harus mencari tiga tambahan pemain. Jumlah tambahan tiga pemain tersebut dianggap realistis, apabila di tengah perjalanan kompetisi ada pemain kami di usia 20 tahun tersebut mengalami cedera maupun akumulasi kartu,” kata Anwar Bahar Bassalamah selaku media officer Persik Kediri.
Lantas, dengan adanya regulasi baru tersebut, apakah di kubu Persik Kediri sudah memiliki gambaran untuk penambahan slot di tiga pemain muda ini. Bas, sapaan akrab media officer ini mengaku masih akan merapatkannya dengan manajemen maupun pelatih.
“Untuk gambaran, kita masih akan coba lakukan rapat internal dulu. Nanti teknisnya seperti apa akan kita sampaikan. Apakah harus menggelar seleksi dengan melibatkan putra daerah dan umum, atau dari pihak manajemen maupun pelatih sudah memiliki sejumlah nama,” ungkapnya.
Sementara itu, saat tim liputan Demonstran.com mencoba mengkonfirmasi Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo terkait perihal pemain usia muda ini, pihaknya mengaku akan mempriotaskan pemain lokal untuk mengisi slot pemain yang kurang.
“Intinya kita tetap akan prioritaskan pemain lokal yang ada di Kediri. Kita tahu, kualitas pemain lokal dan terlebih pemain muda disini sangatlah bagus,” ucapnya.
Namun demikian, Gethuk sapaan akrab pelatih ini mengaku masih belum bisa berbicara banyak terkait regulasi pemain muda ini. Pasalnya, hingga detik ini terkait regulasi tersebut belum menjadi keputusan final dan masih terdapat pro kontra.
“Kita sebenarnya juga belum bisa mengambil keputusan, karena aturan untuk penambahan pemain di Usia 20 ini masih belum clear. Ada informasi yang menyebut jika harus ada dua pemain U-20 yang harus dimainkan semenjak kick off, lalu perkembangan terakhir yang saya dapat ada yang menghendaki jika pemain U-20 ini cukup dimasukkan di daftar susunan pemain saja dan soal main tidaknya tergantung keputusan pelatih”.
“Jadi, sekali lagi kita masih menunggu keputusan dari PSSI seperti apa. Asal itu baik untuk pesepakbolaan tanah air, intinya kami siap jalani apa yang sudah menjadi kebijakan dari PSSI,” ungkapnya

