Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar menyerahkan koleksi jersey Persik Kediri kepada pemenang lelang dengan penawar tertinggi Dhito Pramono di Balaikota Kediri, Jumat (8/5/2020). (Foto: Ist)
Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar menyerahkan koleksi jersey Persik Kediri kepada pemenang lelang dengan penawar tertinggi Dhito Pramono di Balaikota Kediri, Jumat (8/5/2020). (Foto: Ist)

Jersey ketiga Persik Kediri untuk kompetisi Liga 2 - 2019 berwarna putih dengan tanda tangan official dan pemain koleksi Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar yang dilelang melalui akun instagram @abdullah_abe sejak 15 April 2020 dan berakhir pada 1 Mei 2020 pukul 19.00 WIB, akhirnya terjual.

Abdullah Abu Bakar menyerahkan koleksi jersey Persik Kediri kepada pemenang lelang dengan penawar tertingginya yaitu Dhito Pramono di Balaikota Kediri, Jumat (8/5/2020).

Uang hasil lelang senilai Rp 5 juta ditransfer langsung oleh Dhito Pramono ke rekening Baznas Kota Kediri untuk disalurkan donasi penanganan Covid-19 melalui Si Jamal (Sinergi Jaring Pengaman Sosial).

"Hari pertama lelang penawaran sudah Rp 4,5 juta. Lalu beberapa hari mencapai Rp 4,9 juta dan statis tidak bergerak hingga hari terakhir," kata Abdullah Abu Bakar.

"Namun menjelang detik-detik penutupan lelang, sekitar 1 menit sebelum pukul 19.00 WIB. Mas Dhito melakukan bidding untuk angka penawaran tertinggi Rp 5 juta. Ya saya sempat kaget karena ternyata masih ada yang lebih tinggi dari penawar terakhir," tambah Mas Abu, sapaan Wali Kota Kediri.

"Saya mengucapkan terimakasih banyak pada Mas Dhito telah ikut berpartisipasi dalam lelang amal ini. Uang hasil lelangnya telah diserahkan pada Si Jamal untuk jaring pengaman sosial warga terdampak pandemi corona," jelasnya.

Mas Abu juga mengatakan, bahwa dirinya dan Dhito memiliki kesukaan sepakbola.

"Kita sama-sama suka sepakbola. Mudah-mudahan kelak Mas Dhito bisa support Persik Kediri juga" harapnya.

Sementara Dhito Pramono, yang juga putra Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengaku bahagia bisa ikut dalam lelang jersey ini dan menjadi pemenangnya.

"Terus terang saat Persik Kediri juara pada 2006, itu momentum saya mulai suka sepakbola Indonesia," kenangnya.

Rasa sukanya atas sepakbola itu terus berlanjut, khususnya ke Persik Kediri. Hingga akhirnya Dhito pun merasa gembira bisa ikut lelang  dan memenangkan jersey Persik Kediri koleksi Mas Abu.

"Saya tergerak ikut lelang. Apalagi hasil lelang untuk donasi penanganan covid-19," ucapnya.

"Selain itu saya juga bisa mengkoleksi jersey Persik Kediri," tandas Dhito.