Kediri, demonstran.com – Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar bakal melakukan penutupan Pasar Banjaran Kota Kediri selama tiga hari ke depan dimulai Minggu (10/5) besok.
Hal ini dilakukan pasca adanya pasien reaktif positif corona berdasarkan hasil rapid test warga Desa Jabon Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri yang kesehariannya berdagang di Pasar Banjaran.
“Jadi mulai Minggu besok selama tiga hari ke depan Pasar Banjaran akan dilakukan penutupan sementara sebagai bentuk sterilisasi pasar. Atas kebijakan ini kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak mendatangi pasar Banjaran terlebih dulu,” ungkapnya melalui akun instagramnya.
Terpisah, dr Fauzan Adima, Kadinkes Kota Kediri sekaligus Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri mengatakan, jika kebijakan penutupan pasar sementara ini sudah dilakukan sosialisasi sebelum terhadap para pedagang setempat.
“Sudah disosialisasikan dan hasilnya Alhamdulillah tidak ada penolakan,” katanya saat dikonfirmasi Demonstran.com melalui telepon.
Selain itu, dr Fauzan mengatakan, dalam penutupan pasar tersebut bakal dilakukan penyemprotan disinfektan sebagai upaya sterilisasi virus.
“Tak hanya itu, rapid test juga akan dilakukan kepada beberapa orang yang terlibat kontak erat yang bersangkutan (ybs),” terang Fauzan

