jumlah penderita covid 19 di Kota Kediri. (foto: istimewa)
AGTVnews.com – Pemerintah Kota Kediri melakukan rapid tes terhadap warga Kota Kediri yang terhubung dengan kluster pabrik rokok Tulungagung, Senin (4/5/2020). Rapid tes dilakukan terhadap 12 orang, hasilnya 5 diantaranya positif.
Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar melalui unggahan video di IG Story @abdullah_abe menyampaikan hasil tes tersebut. Dikatakannya, dari rapid tes yang dilakukan hari ini, ada 5 orang yang positif. Untuk sementara, yang positif ini harus melakukan isolasi mandiri terlebih dahulu.
“Hari ini kita lakukan rapid tes untuk warga Kota Kediri yang terhubung dengan klaster pabrik rokok Tulungagung. Hasilnya ada 5 yang positif. Untuk sementara mereka harus isolasi mandiri di rumah. Kita juga sudah lakukan swab tes dan tinggal menunggu hasilnya,” jelas walikota.
Ditambahkan walikota, warga yang positif hasil rapid tes ini yaitu 2 orang dari Kelurahan Tempurejo, dan 3 orang dari Kelurahan Bawang.
“Sebelumnya sudah ada 5 orang yang positif, jadi total dari klaster Tulungagung ini di Kota Kediri ada 10 yang hasil rapid test nya positif,” ucap Abdullah Abu Bakar .
Dalam video tersebut, Mas Abu panggilan dari walikota menegaskan kepada warganya untuk tetap berada di rumah saja. Tidak melakukan ibadah di masjid ataupun musholla.
“Orang-orang ini tanpa gejala, jadi saya harap bapak-ibu berhati-hati. Salat tarawihnya jangan di masjid, salat di rumah aja”, pesan Walikota Mas Abu.
“Hari ini sudah di swab semuanya, kita tunggu hasilnya apakah positif atau negatif. Nanti yang hasilnya ternyata positif maka kita akan isolasi di rumah sakit. Yang negatif akan diisolasi di rumah masing-masing. Tetap berada di rumah saja tidak perlu kemana-mana,”tegasnya.
Walikota meminta kerjasama semua pihak untuk menekan penyebaran virus Corona di Kota Kediri. “Sementara ini mereka harus isolasi diri di rumah masing-masing. Saya minta kerjasama bapak RT dan bapak RW untuk memonitor agar warganya tidak keluar dari rumah,” pungkasnya.
