tampilan website Observasi Corona Kota Kediri. Masyarakat bisa ikut mengawasi warga yang masuk dalam observasi. (foto: yusuf saputro)
AGTVnews.com -Pemerintah Kota Kediri mengumumkan data pemudik yang masuk ke wilayah Kota Kediri. Data ini sudah tercatat dan bisa langsung dilihat melalui website resmi Observasi Corona Kota Kediri.
Peluncuran website ini dilakukan walikota Kediri melalui video conference di Media Center Covid-19 Kota Kediri, Kamis (30/4/2020).
Dikatakan Walikota, website tersebut berfungsi untuk memantau siapa saja masyarakat Kota Kediri yang mudik dan sedang menjalani observasi. Hal ini dilakukan agar warga lain dengan mudah ikut melakukan pemantauan.
“Jadi pak lurah, silahkan memantau website tersebut. Nanti akan kelihatan warga kelurahan mana yang sedang diobservasi, berapa hari masa observasi yang sudah dijalani. Selain itu sudah boleh pulang atau belum. Semua bisa dipantau melalui website tersebut,” kata Abdullah Abu Bakar pada seluruh kepala kelurahan se-Kota Kediri melalui video conference.
Mas Abu sapaan akrab walikota menegaskan, tidak ada pengecualian. Semua warga yang mudik atau datang dari luar kota harus masuk observasi.
“Kita awasi bareng-bareng, karena nanti waktunya kelihatan, sudah boleh pulang atau belum. Masyarakat umum juga bisa mengakses website ini. Jadi tetangga atau pak RT dan RW juga bisa mengetahui status warganya yang masuk observasi”, tambah Mas Abu.
Dengan adanya data observasi tersebut, jika diketahui yang bersangkutan keluar beraktifitas sebelum masa isolasi, bisa dilaporkan.
“Dengan sistem yang kita buat ini, kita mau warga Kota Kediri saling mengawasi tetangga masing-masing,” tegas Mas Abu.
