Rapid Test Klaster Pegawai Pabrik Rokok Tulungagung Ada 9 Warga Kediri Positif

Kediri Dalam Berita | 05/05/2020

Kediri, demonstran.com – Pada hari ini, Selasa (5/5) Pemerintah Kota/Kabupaten Kediri umumkan warganya positif corona berdasakan hasil rapid test yang telah dilakukan di awal.

Ada 9 orang warga Kediri terkonfirmasi positif dan mereka statusnya merupakan pegawai pabrik rokok di Tulungagung.

Dari 9 orang tersebut 5 diantaranya warga Kota Kediri dan 4 dari warga Kabupaten Kediri. Seperti yang diutarakan oleh Abdullah Abu Bakar, Walikota Kediri menyebut, jika pihaknya telah melakukan rapid test terhadap 12 orang klaster Tulung Agung. Dari total tersebut, 5 orang dinyatakan positif rapid.  
“Hasilnya ada 5 yang positif, 2 dari Kelurahan Tempurejo dan 3 dari Kelurahan Bawang,” Jelas Mas Abu sapaan akrab walikota berumur 40 tahun ini.

Masih kata Mas Abu, sebelum lima orang terkonfirmasi positif rapid tersebut ada 5 orang dari klaster yang sama juga positif. Dan lima orang tersebut telah melakukan isolasi mandiri menunggu proses test selanjutnya.

“Sebelumya kemarin ada lima yang positif juga, orang-orang ini tanpa gejala. Jadi saya harap warga sekitar juga harus berhati-hati dan lebih baik di rumah saja,” ungkapnya. 
Untuk tindakan lanjutan, Mas Abu mengaku, akan melakukan test swab secara bersamaan untuk keseluruhan orang yang dinyatakan positif rapid.

“Yang positif ini nanti akan kita swab semuanya dan akan kita tunggu hasilnya,” tuturnya. 

“Kalau hasilnya positif maka kita akan isolasi di Rumah Sakit, tetapi kalau negatif akan dilakukan isolasi di rumah masing-masing,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Abu berharap masyarakat tidak mengucilkan orang-orang yang masih dalam pengawasan maupun yang sudah terdampak corona. Ia pun juga menyuruh pemerintah yang langsung berhadapan dengan masyarakat untuk ikut memonitor dan membantu bersama orang-orang yang terdampak.

“Saya harap Bapak RT Bapak RW  untuk ikut serta memonitor supaya warganya tidak keluar dari rumah,” pungkasnya.

Sementara itu, Gugus Tugas Penanganan dan Percepatan Covid-19 di Kabupaten Kediri menerangkan, jika ke empat warganya yang terkonfirmasi positif rapid ini sebelumnya dilakukan penjemputan.

Penjemputan dilakukan di sebuah rusunawa tempat isolasi mandiri milik Pemerintah Daerah Tulungagung. Sebelumnya mereka melakukan pemeriksaan di RS dr Iskak Tulungagung lantaran yang notabene adalah klaster pabrik rokok daerah setempat.

dr Ahmad Chotib, Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Kediri mengatakan, penjemputan tersebut sengaja dilakukan agar mereka mendapatkan penanganan di wilayahnya sendiri.

“Keempat orang ini semua perempuan, dijemput agar bisa dilakukan isolasi mandiri di Desa mereka masing-masing,” jelasnya. Senin (4/5/2020).

Masih kata dr Chotib, sesuai rencana, maka keempatnya akan dilakukan test swab oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri pada hari Rabu esok.

“Jadi sembari menunggu swab mereka dibawa pulang agar tidak jauh dari keluarganya,” tuturnya

dr Chotib juga menyebut, keempat orang tersebut masing-masing merupakan warga Desa Silir, Kecamatan Wates, Warga Desa Banjarejo Kecamatan Ngadiluwih, Warga Desa Sidomulyo, dan Desa Kedak Kecamatan Semen.

“Masing-masing dijemput oleh Kendaraan PKM dan akan dibawa ke Ruang Isolasi yang telah disediakan oleh Pemdes Masing-masing,” pungksnya