SURYA.CO.ID, KEDIRI - Di tengah isolasi lingkungan karena pandemi Covid-19, peran RT menjadi sangat penting untuk mencegah penyebaran virus Corona. Adanya warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 justru membuat warga semakin guyub.
Seperti yang terjadi di RT 05/RW 07 Perumahan Wilis II, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Setelah salah satu warganya dinyatakan positif Covid-19, Sofiq, Ketua RT setempat langsung mengkoordinir 15 KK dalam satu gang untuk mengisolasi mandiri.
Sampai dengan hari Jumat (17/4/2020) ini, merupakan hari ke 10 bagi warga yang terkena isolasi lingkungan selama 14 hari. Sehingga masih ada 4 hari lagi masa isolasi yang harus dijalani warga.
Selama isolasi, warga terdampak taat untuk menjalani. Ketaatan dan kesadaran dari tingkat terkecil yaitu lingkungan RT sangat penting untuk mencegah penyebaran virus Corona.
Meski menjalani isolasi lingkungan, warga tidak berpangku tangan menunggu sumbangan dari Pemkot Kediri, namun mereka telah aktif berinisiatif.
“Ada satu warga yang janda dengan tiga orang anak yang biasa kerja bantu-bantu di rumah orang. Kalau isolasi mandiri, dia tidak punya penghasilan. Maka warga yang membantu,” ungkap Sofiq, Jumat (17/4/2020).
Inisiatif bantuan warga menggunakan iuran khas RT untuk membantu kebutuhan warga yang tidak mampu.
Selain itu ketua RT juga mendata kebutuhan warga mulai dari kebutuhan gas, alat-alat mandi, hingga beras serta berinisiatif untuk membelikan.
Karena kemampuan ekonomi yang tidak sama, ada warga yang langsung membayar setelah barang diantar, ada yang bayarannya menunggu hingga masa isolasi lewat. Sehingga warga yang punya keuangan berlebih membantu warga yang tak ada penghasilan melalui kas RT.
“Saya dan pengurus RT lain mengantar barang-barang ini ke rumah supaya warga tidak perlu keluar dan betul-betul mengisolasi diri di rumah,” terang Sofiq.
Tidak hanya kebutuhan rumah tangga, ketua RT yang menjadi kurir dadakan ini juga mengantarkan aneka kebutuhan lain. Termasuk buku pelajaran untuk anak sekolah yang dipinjam oleh anak lain.
Juga sewaktu bantuan sembako dari Pemkot Kediri, warga tetap taat tinggal di rumah dan ketua RT beserta jajarannya yang menyebarkan ke rumah warga.
Untuk menghindari kontak langsung, barang-barang diletakkan di pintu pagar. Setelah pengantar pergi baru diambil agar tidak ada kontak. Warga Perumahan Wilis 2 betul-betul patuh menjalani isolasi lingkungan.