3 Anggota Keluarga Kasus Kediri Kota 3 dan 4 Negatif Covid-19

Kediri Dalam Berita | 17/04/2020

 

Kediri, koranmemo.com – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri secara bertahap melakukan tracing atau penelusuran terhadap warga yang melakukan kontak dengan pasien berstatus terkonfirmasi Covid-19. Seperti tracing yang dilakukan pada pasien Kediri Kota 3 dan 4, baik kepada keluarga dan tetangga.

Dari informasi yang diperoleh Koranmemo.com, pasien Kediri Kota 3 dan 4 tinggal di Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, bersama tiga orang anak. Ketiga orang anak tersebut juga menjalani pemeriksaan bahkan sudah menjalani rapid test.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas (Dinkes) Kota Kediri, dr. Fauzan Adima menjelaskan bahwa ketiga anggota keluarga pasien Kediri Kota 3 dan 4 memang sudah menjalani rapid test. “Sudah, ketiganya sudah kami lakukan rapid test, dan hasilnya negatif,” jelasnya, Rabu (15/4).

Menurut dr. Fauzan, berdasarkan data yang diperoleh dari Tim Gugus Tugas yang memeriksa ketiga anggota keluarga tersebut, usia mereka antara 5 sampai 18 tahun. Meskipun hasil tes dinyatakan negatif, namun pihak medis tetap melakukan pemantauan, ini dilakukan supaya jika ada keluhan atau gejala yang mengarah ke Covid-19, segara dapat ditangani.

Selain tiga anggota keluarga pasien Kota Kediri 3 dan 4, lanjutnya, Tim Gugus Tugas juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap tiga tetangga pasien tersebut. “Iya, informasinya ada tiga tetangga pasien yang juga menjalani rapid test. Tapi, kami masih belum bisa menyampaikan hasilnya,” tuturnya.

“Karena, saat ini masih dalam proses dan hasil rapid test baru bisa diketahui setelah beberapa hari ke depan. Kami berharap, ketiga warga tersebut hasil tesnya negatif. Untuk status ketiganya, saat ini masih Orang Sehat Dalam Risiko (ODR),” imbuhnya.

dr. Fauzan mengatakan, mengapa masih berstatus ODR, pasalnya ketiga orang tersebut yang menjalani pemeriksaan kesehatan masih dalam kondisi sehat dan tidak ada keluhan. Sementara ini, mereka juga tidak menunjukkan tanda-tanda gejala Covid-19. “Mereka hanya melakukan isolasi mandiri dan tim Gugus Tugas terus memantau perkembangan kondisi kesehatannya,” pungkasnya.