CORONA : Tim URC BPBD Kota Kediri tengah menyiapkan kawasan isolasi dalam pengawasan di lingkungan Ngaglik Dandangan Kota Kediri (istimewa/duta.co)
KEDIRI|duta.co – Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyampaikan update warga Kota Kediri kembali terkonfirmasi positif Covid-19, pada Selasa (14/04). Sesuai pernyataan diunggah di melalui akun IG-nya, disampaikan pasien tersebut warga Gg. II Lingkungan Ngaglik Kelurahan Dandangan Kecamatan Kota. Selanjutnya pasien berkelamin laki – laki berusia 60 tahun ini, saat ini menjalani perawatan medis di RS. Darmo Surabaya.
Jumlah pasien terjangkit Virus Corona di Kota Kediri bertambah, Kediri Kota 7 demikian sebutan disampaikan dr. H. Fauzan Adima selaku Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penangganan Covid-19 Kota Kediri. “Pasien sebelumnya pernah berobat pada salah satu dokter di tempat prakteknya di Kota Kediri. Ini merupakan klaster baru dan saat ini kami masih melakukan tracking bersama tim Dinas Kesehatan,” ungkap Fauzan Adima.
Catatan yang diterima, pasien ini merupakan pengusaha dan memiliki penyakit penyertaan berupa hipertensi. “Atas perintah bapak wali kota, kami langsung lakukan isolasi dalam pengawasan di lingkungan rumahnya. Besok kami lakukan rapid test kepada para tetangganya dan berkoordinasi dengan Dinkes Kabupaten Tulungagung, karena pasien ini memiliki toko di sana,” jelasnya.
Berdasarkan informasi didapat dari pihak RS. Darmo, saat ini kondisi pasien dalam keadaan baik dan diharapkan segera sembuh. Selanjutnya tim gugus tugas kini fokus untuk melakukan upaya memotong mata rantai penyebaran virus.
“Kami fokus memotong mata rantai agar tidak menyebar virus ini kepada orang yang pernag terlibat kontak dengan beliau. Tim BPBD telah persiapan melakukan isolasi, tim Dinas Sosial tengah melakukan pendataan untuk memberikan bantuan sembako kepada warga terdampak,” pungkas juru bicara gugus tugas.