Wali kota Kediri menyerahkan gajinya dalam bentuk APD tenaga medis. (ist)
Wali kota Kediri menyerahkan gajinya dalam bentuk APD tenaga medis. (ist)

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyumbangkan gajinya untuk membantu petugas medis dalam bentuk APD (alat perlindungan diri). Senin (13/4/20)

Abdullah Abu Bakar menyerahkannya secara langsung 100 APD kepada dua rumah sakit rujukan covid-19 Kota Kediri, yakni RSUD Gambiran dan RS Muhammadiyah Ahmad Dahlan.

"Semoga bantuan ini bermanfaat bagi tenaga medis yang berjuang digaris depan pencegahan covid-19. Mereka yang pertama harus dilindungi terlebih dahulu" kata Mas Abu.

Wali kota yang pada 12 April 2020 genap berusia 40 tahun itu mengungkapkan, ketersediaan APD di Kota Kediri mencukupi. Pemkot Kediri juga sudah melakukan pengadaan untuk kebutuhan penanggulangan pandemi corona.

Selain memberi bantuan dua rumah sakit rujukan, Mas Abu juga membantu APD kepada puskesmas-puskesmas di wilayah Kota Kediri. Bantuan ini dilewatkan DPD PAN Kota Kediri.

"Bantuan pribadi wali kota tentunya semakin menambah semangat teman-teman tenaga medis untuk berjuang membantu masyarakat. Perhatian seperti ini sangat dibutuhkan," kata Plt Direktur RSUD Gambiran dr Fauzan Adima MKes.

"Yang penting nanti pasien yang datang ke rumah sakit jujur karena APD dipakai dalam situasi khusus atau di ruang isolasi. Jangan sampai nanti pasien berbohong atau nutup-nutupi datanya. Mari kita sama-sama lindungi tenaga medis agar mereka bisa tetap aman bekerja," tandas Fauzan.