Polresta dan Polres Kediri Periksa PO dan Terminal

Kediri Dalam Berita | 02/04/2020

 

Kediri, koranmemo.com — Polresta dan Polres Kediri memeriksa perusahaan otobus (PO) serta sarana dan prasarana (sarpras) yang ada di terminal Tamanan, Kota Kediri dan Terminal Pare, Kabupaten Kediri, Kamis (2/4) pagi. Bahkan, juga dilakukan rapat koordinasi untuk kebijakan penumpang dan PO yang melakukan perjalanan.

Kapolresta Kediri, AKBP Miko Indrayana menjelaskan, rapat koordinasi dilakukan bersama Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri, Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) beserta PO atau Agen Bus se-Kota Kediri, untuk pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) masuk ke wilayah Kota Kediri.

 

Dalam rapat tersebut, akhirnya ada beberapa hal yang disepakati bersama. “Hasil rapat sesuai keputusan bersama, diputuskan untuk keberangkatan dan kedatangan penumpang, baik yang akan keluar kota maupun masuk Kota Kediri, wajib dilakukan di Terminal  Tamanan, Kediri Kota,” jelasnya.

 

Ketentuan tersebut diimbangi dengan masing-masing PO atau Agen bus, wajib menyiapkan formulir data pribadi penumpang yang diberikan kepada petugas terminal pada saat turun di terminal Tamanan. Tujuannya, baik Polresta Kediri maupun instansi terkait dapat mengetahui data warga yang keluar-masuk Kota Kediri.

Sebagai langkah pencegahan, kata AKBP Miko, masing-masing bus wajib mengikuti prosedur pencegahan penyebaran Covid-19. “Jika di terminal ada pemeriksaan suhu tubuh dan tempat penyemprotan disinfektan, PO dan agen bus diusahakan menyiapkan tempat cuci tangan, hand sinitizer serta penyemprotan disinfektan di dalam maupun di luar bus,” katanya.

Hal senada juga diutarakan Kapolres Kediri, AKBP Lukman Cahyono, saat personel gabungan melakukan pemeriksaan dan rapat koordinasi dengan Dishub Kabupaten Kediri, Korsatpel, dan PO serta agen bus. “Seluruh perwakilan bus wajib mengikuti dan melaksanakan hasil rapat bersama dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Selain melakukan rapat koordinasi untuk mendapatkan mufakat mengenai prosedur pencegahan, sambungnya, personel juga memeriksa Posko bersama dan screening. “Pemeriksaan juga dilakukan di ruang pemeriksaan kesehatan terminal, serta melakukan penyemprotan cairan disinfektan di lingkungan terminal,” ucapnya.