Bukti Sebagai Hamba Tuhan Masjid ke – 268 Didirikan di Kota Kediri

Kediri Dalam Berita | 02/03/2020

HAMBA : Peresmian pembangunan Masjid Nurul Adli di Halaman Pengadilan Negeri Kota Kediri (Irfan Marzuki/duta.co)

 

KEDIRI|duta.co – Seiring polemik terkait hubungan Pancasila dan agama, terbantahkan seiring kerukunan dan sinergitas semua pihak di Kota Kediri. Bertempat di Halaman Gedung Pengadilan Negeri Kota Kediri, diresmikan pembangunan Masjid Nurul Adli oleh Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Timur, Dr. H. Herri Swantoro SH. MH, Senin (02/03). Hadir dalam acara ini, Ketua DPRD Gus Sunoto,  Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar beserta jajaran Forkopimda.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kediri bersyukur bahwa masjid di Kota Kediri bertambah satu. Diharapkan di  sepanjang jalan atau warga tinggal di Jl. Jaksa Agung Suprapto bisa membantu hamba Tuhan dalam menjalankan ibadah. “Masjid ini berada di tempat terbuka dekat dengan akses jalan raya berada kedua ujung jalan. Belum ada yang di kawasan Jalan Jaksa Agung Suprapto. Diperkirakan Masjid Nurul Adli nanti akan menjadi masjid yang ramai dikunjungi terutama ketika Salat Jumat,” terang Mas Abu, Wali Kota Kediri.

Ketua Pengadilan Tinggi saat sambutan, bercerita kenangannya terhadap gedung pengadilan negeri. “Sejarah gedung ini sangat tinggi nilai historisnya, diantaranya menjadi tempat pertama Bendera Merah Putih dikibarkan di Kediri setelah proklamasi. Juga menjadi gedung pengadilan sejak jaman penjajahan Belanda. Saat jajaran Mahkamah Agung berkunjung PN Kediri, pas Hari Jumat, ternyata gedung ini belum memiliki masjid,’ ungkap Herri Swantoro.

Usulan pendirian masjid di lingkungan gedung PN Kediri pun dimunculkan. Herri sangat salut dengan respon pihak internal yang sangat bagus. “Ketua PN Ibu Sarah Louis Simanjuntak meskipun beragama Nasrani, ternyata sangat bersemangat dalam upaya pendirian masjid. Juga para hakim tinggi serta para pimpinan dari pengadilan negeri kota lain. Banyak dari non muslim yang memberikan sumbangan dana langsung untuk pendirian masjid ini. Ditambah sumbangan dari CSR BRI. Diharapkan bisa mempercepat selesainya pembangunan masjid,” terang Ketua Pengadilan Tinggi sebelum peresmian.

Pada akhir sambutan, Herri Swantoro berpesan, masjid yang nantinya dibangun, harus dirawat dan dimakmurkan oleh siapapun yang nanti menjabat di PN Kediri karena masjid ini adalah amanah. Takmir harus dibentuk dan membuat program ibadah agar kesadaran dalam beribadah tidak setengah-setengah.

Ditemui usai acara, Ketua PCNU Kota Kediri yang juga Ketua Cabang Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Kediri, KH. Abu Bakar Abdul Jalil menyampaikan bahwa ini adalah masjid ke – 268 yang dibangun di Kota Kediri. “Masjid satu lantai dengan luasan 70 x 20 meter, diharapkan bisa membentuk manusia, sebagai Hamba Tuhan sekaligus abdi negara yang beriman dan bertakwa,” terang Gus Ab, sapaan akrabnya.