Obyek Wisata Goa Selomangleng Kediri Bersolek

Kediri Dalam Berita | 28/12/2018

 
 
Obyek Wisata Goa Selomangleng Kediri Bersolek
 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kediri (beritajatim.com) - Para pengunjung obyek wisata Goa Selomangleng, Kota Kediri, Jawa Timur saat ini semakin terpuaskan. Betapa tidak, karena kawasan wisata budaya ini terus bersolek. Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Olahraga (Disbudparpora) setempat menambah keelokan tempat ini. 

Ada gapura identitas, renovasi panggung hiburan dan penemuan situs baru Candi Klotok. Kesemuanya ini semakin menambah keseruan bagi setiap pengunjung yang datang. Kepala Disbudparpora Kota Kediri, Nur Muhyar memastikan, dengan perawatan yang dilakukan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan di tempat wisata andalan Kota Kediri tersebut.

\"Sebagai sebuah kewajiban, setiap destinasi wisata harus terus menerus dilakukan perawatan dan renovasi. Selain juga kebersihan dan kenyamanan, juga item lain adalah publikasinya. Semuanya ini akan menambah keseruan daripada kunjungan wisata,\" kata Nur Muhyar, Kamis (27/12/2018).

Para pengunjung dapat lebih terpuaskan. Sebab, kini ada spot-spot foto yang bisa mereka pergunakan untuk berselfie ria. Seperti di Gapura Identitas. Gapura tersebut didesain menarik dari batu bata. Tulisan Selomangleng yang ada di sisi sebelah luar gapura yang dikombinasikan dengan tiga patung semakin mempercantikan area tersebut.

Pada momentum hari libur sekolah, Natal dan Tahun Baru 2018/2019 seperti sekarang jumlah pengunjung objek wisata Goa Selomangleng mengalami peningkatan. Dimana, pada hari minggu biasa, pengunjung yang datang sekitar 350 orang, namun di hari libur panjang ini meningkat menjadi 550 orang.

Agus Arifin, selaku Kasi Pengembangan Objek Wisata Disbudparpora Kota Kediri mengaku, obyek wisata Goa Selomangleng mulai dibuka untuk umum sejak pukul 07.30 WIB hingga 16.00 WIB. Menurut Arifin, peningkatan jumlah kunjungan pada saat libur panjang ini mencapai 60 persen.

Tiket masuk ke obyek wisata Goa Selomangleng ini relatif murah dibanding obyek wisata di daerah lainnya. Tiket untuk orang dewasan hanya Rp 4 ribu, sedangkan anak-anak hanya Rp 2 ribu. 

Begitu sampai di obyek wisata ini, selain bisa menikmati wahana yang ada, pengunjung juga disuguhi view pemandangan perbukitan di lereng Gunung Klotok. Mereka yang mengajak putra dan putrinya dapat menjajal segarnya air di kolam renang. Kemudian tak jauh dari panggung kesenian terdapat sebuah Goa.

Goa tersebutlah yang dikenal masyarakat dengan sebutan Goa Selomangleng. Konon, Goa Selomangkleng sebagai tempat pertapaan Dewi Kili Suci (Sanggramawijaya Tungga Dewi) Putri Mahkota Raja Airlangga (Kerajaan Kahuripan). Goa ini diperkirakan dibuat pada abad 10- 11 Masehi. 

Area sekitaran Goa terkadang dipergunakan untuk menggelar pertunjukan seni dan kebudayaaan tingkat Regional Jawa Timur. Bahkan, setiap tahunnya Pemerintah Kota Kediri menggelar pagelaran panji yang mendatangkan para seniman Manca Negara untuk menampilkan karya-karya terbaiknya.

Usai menikmati  keindahan Goa Selomangkleng, pengunjung dapat mengenal dan belajar tentang sejarah Kediri di Museum Airlangga. Museum ini memiliki 147 buah koleksi arkeologi mau pun etnografi. Museum ini berdiri pada 30 November 1991 silam. Luasnya mencapai 6670 meter persegi. Koleksi arkeologi yang ada didalamnya merupakan peninggalan masa Kerajaan Kediri. 

Di lokasi objek Wisata Goa Selomangkleng juga terdapat sebuah makam. Dimana, bersemayam jasad seorang pria yang dikenal dengan sebutan Mbah Boncolono. Dia adalah salah satu tokoh legenda di Kediri. Konon, Mbah Boncolono diyakini memiliki kesaktian yang dipergunakan untuk menolong kaum lemah pada masa penjajahan. 

Bangunan berbentuk mirip candi peninggalan kerajaan Kadiri ditemukan diatas lereng kaki Gunung Wilis. Lokasinya berada di area Hutan KPH Kediri di Kelurahan Pojok Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.

Sementara itu, situs yang baru ditemukan Candi Klotok yang berada di Bukit Klotok. Sebelumnya, bentuk situs hanya tampak bongkahan bata berserakan. Namun setelah adanya eskavasi dari Tim Arkeologi Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur, tampak bangunan candi tersebut dengan dua anak tangga di bagian depan (barat candi). 

Candi Klotok ini ke depan diharapkan dapat menarik banyak wisatawan ke Kota Kediri. Terutama para pencinta sejarah, karena selain wisata Goa Selomangleng, nanti candi baru ini juga akan menjadi paket wisata yang bakal menjadi daya tarik tersendiri.