Kota Kediri Punya Objek Wisata Baru Mirip Riverside di Singapura

Kediri Dalam Berita | 30/01/2018

Riverside di Singapura

Warga masyarakat Kota Kediri dalam waktu dekat dapat menikmati objek wisata baru, yang mirip dengan Riverside di Singapura. FOTO: BISNISKINI/AYU CITRA SR

KEDIRI-BISNISKINI: Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri meyakini, masyarakat di wilayah ini dalam waktu dekat dapat menikmati objek wisata baru, yang mirip dengan Riverside di Singapura.

“Lokasi destinasi wisata baru ini, di bantaran Sungai Brantas yakni berupa ruang terbuka hijau (RTH). Tepatnya, masih satu area dengan bangunan Jembatan Brawijaya,” kata Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar, di Kota Kediri, Sabtu (27/01/2018).

 

Meski demikian, lanjut Abdullah Abu Bakar, keberadaan RTH tersebut dapat menarik perhatian banyak kunjungan wisatawan. Khususnya dari dalam Kota Kediri dan sekitarnya.

“Dengan begitu, mereka tidak perlu jauh-jauh kalau mau menikmati udara segar. Cukup datang ke sini saja, dan pemandangannya pun, kami yakin lebih bagus dibandingkan Riverside di Singapura,” katanya.

Lantaran, tambah dia, di kawasan ini juga bakal dilengkapi sejumlah area yang dibutuhkan publik. Misalnya area jogging track, arena bermain sepeda, hingga arena skate board.

“Bahkan kami lengkapi pula dengan taman bermain. Lalu, sekaligus ditanami beragam tanaman hias yang beraneka rupa sehingga mempercantik kawasan ini,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, Nur Muhyar, mengemukakan, bahwa proses perizinan kawasan RTH ini sudah diurus di Jakarta.

“Terlebih lagi, pihak DAS Brantas juga mengaku tidak ada masalah dengan pemanfaatan bantaran Sungai Brantas menjadi area publik. Dengan syarat, pembangunannya tidak memakai konstruksi yang berat, tidak permanen dan tidak mengganggu fungsi sungai itu sendiri,” katanya.

Ke depan, optimistis dia, pembangunan RTH di tepi Sungai Brantas tersebut juga dapat mendatangkan nilai ekonomis tersendiri bagi masyarakat di Kota Kediri. Apalagi memang, sebelum ada pembangunan kawasan RTH itu, sejumlah warga sempat mengoptimalkan lahan ini sebagai lokasi malam pergantian tahun baru.

“Seperti halnya saat menggelar acara hiburan pada malam tahun baru lalu, baik untuk sekadar meniup terompet dan menyalakan kembang api bersama,” katanya.