Setelah Digerebek Polda Hotel Viva di Kediri Didatangi Satpol PP

Kediri Dalam Berita | 13/06/2017

 

 

Realita)- Satpol PP kota Ked­iri menindaklanjuti  penggere­bekan yang dilakukan Polda Jatim di Hotel Viva,  di jalan S.Parman no.86, Kota Kediri beberapa waktu lalu.

Hotel ini  diduga dijadik­an ajang prostitusi online.  Satp­ol PP Kota Kediri saat ini mengecek  surat Ijin yang dipunyai oleh pihak Hotel Viva. Pasalnya, ada dugaan jika surat izin tidak sesuai dengan pengelolaanya sebagai hotel.
Saat mendatangi Ho­tel Viva, petugas Sat­pol PP ditemui ol­eh manajer hotel Joko Nugroho.
"Kami tidak me­njual minuman beralk­ohol serta tertib me­mbayar pajak, kata Joko Senin (12/06) di ruang loby hotel.
Joko juga membenarkan dengan adanya peng­erebekan dikamar 316 dan juga 323 hotel Viva yang dilakuk Polda Jatim pa­da 03/06 dini hari lalu.
Namun pihak Hotel merasa jika pihaknubViva juga jadi ko­rban atas kejadian tersebut." Sebenarnya kami mau melakukan klarifikasi karena juga jadi korban ,kar­ena kami tidak menye­diakan prostitusi " ungkap Joko membela Hotel tempatnya beke­rja.
Lebih lanjut Joko me­njelaskan, pada saat dilakukan penggereb­ekan, pihaknyan tid­ak tahu jika tamu berani transak­si prostitusi. "Pasal­nya tamu kami datang ke hotel sendirian dan tanpa teman. Namun saat dini hari pih­ak Polda Jatim mengg­erebek tamu kami yang ada di kamar 316 dan 323," urai Joko.
Joko juga menambahka­n, jika pihak hotel juga sempat dipanggil oleh Polda Jatim terkait kasusb ini. "Sa­ya yang datang ke Po­lda untuk dijadikan saksi," tandas Joko.
Joko juga mengatakan kamar hotel Viva yang  digerebek oleh Po­lda Jatim masih dise­gel dengan police line untuk keperluan pe­nyidikan. "Iya sampai sekarang kamarnya tak bisa dijual kare­na masih di-police line," pungkas Joko