Hal ini dilakukan untuk mengadakan bimbingan teknis bagi 63
tenaga pendamping yang bertugas mengawal pelaksanaan
Prodamas Plus pada Senin (22/11) di Hotel Grand Surya Kediri.
Paulus Luhur Budi Prasetya, Kepala Bagian Pemerintahan
Pemerintah Kota Kediri saat menghadiri acara tersebut mengatakan, bahwa penguatan
tenaga pendamping tersebut supaya ketika mendampingi di lapangan dapat menjelaskan apa yang menjadi kebutuhan dari masyarakat dampingannya.
“Bagian pendampingan Prodamas yang bekerjasama dengan LP2M Universitas Negeri Malang adalah sebagian rangkaian upaya Pemkot memberikan bekal dan penguatan bagi para
tenaga pendamping. Sehingga
tenaga pendamping dapat menyelesaikan permasalahannya dan memajukan program
Prodamas Plus,” ungkap Paulus, Senin, (22/11).
Selain pemberian materi terkait pengembangan wawasan saat pendampingan di lapangan, dalam kegiatan ini nantinya juga didiskusikan permasalahan yang dihadapi oleh
tenaga pendamping selama lapangan.
Dari kegiatan ini Paulus berharap peserta mendapatkan wawasan dan pengalaman supaya dapat memaksimalkan diri dalam mendampingi pelaksanaan
Prodamas Plus di Kota Kediri.
"Jadi semoga para pendamping ini bisa mendapatkan pengetahuan baru agar dapat memaksimalkan diri mereka dalam melaksanakan pendampingan dalam pelaksanaan
Prodamas Plus ini," pungkasnya.
Disisi lain Petir Pudjantoro selaku Tim Leader Pendamping Lapangan
Prodamas Plus 2021 sekaligus penyelenggara kegiatan ini menyampaikan, pemberian materi dalam bimtek kali ini lebih difokuskan program non infrastruktur seperti pemberdayaan ekonomi, sosial budaya dan kesehatan.
“Mereka akan memperoleh materi terkait pengembangan wawasan baru ketika pendampingan di lapangan. Selain itu juga menyamakan persepsi dan mencari strategi dalam memfasilitasi pelaksanaan
Prodamas Plus terkait fokus baru yang lebih mengedepankan program non infrastruktur seperti pemberdayaan ekonomi, sosial budaya dan kesehatan,” jelas Petir Pudjantoro, Senin, (22/11).
Disampaikan pula beberapa permasalahan di lapangan yang dihadapi oleh
tenaga pendamping tidak cukup jika hanya mengandalkan kemampuan yang dimiliki oleh
tenaga pendamping saja, melainkan juga peraturan standar dan regulasi yang mendukung untuk dijadikan pedoman dalam melaksanakan program.
“Diperlukan juga adanya suatu program pendampingan berkelanjutan berupa upaya melakukan operasional dalam pendayagunaan infrastruktur yang telah dibangun dalam
Prodamas Plus bagi penerima manfaat sejak tahun 2015,” imbuh Petir Pudjantoro.
Diakhir penuturannya, Petir Pudjantoro mengatakan
Prodamas Plus tahun 2021 ini ditargetkan pada pembangunan di 6 bidang (infrastruktur, kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial budaya dan kepemudaan) yang ada di
Prodamas Plus Kota Kediri dapat tercapai seluruhnya.